KPK dalami aliran dana terkait TPPU Rohadi

KPK dalami aliran dana terkait TPPU Rohadi

ILUSTRASI - KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). (ANTARA /Reno Esnir)

Jakarta (ANTARA News) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penerimaan uang melalui transfer ke beberapa rekening tersangka Rohadi yang merupakan mantan Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

KPK memeriksa Rohadi sebagai tersangka terkait TPPU dan tindak pidana menerima gratifikasi di Gedung KPK Jakarta, Selasa.

"Penyidik mendalami dugaan penerimaan uang melalui transfer ke beberapa rekening tersangka yang diduga dari beberapa pihak terkait, juga perusahaan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa.?

Lebih lanjut, Febri menyatakan bahwa dalam perkara TPPU dengan tersangka Rohadi, lembaganya hingga saat ini telah menyita sejumlah aset antara lain bidang tanah, rumah dan juga rumah sakit di daerah Indramayu, Jawa Barat.

"Hingga hari ini, total sekitar 120 saksi juga telah diperiksa dalam perkara ini. Rohadi juga telah diperiksa sekurangnya tujuh kali dalam perkara TPPU ini pada Oktober sampai November 2017," ungkap Febri.

Saat ini, Rohadi juga sedang menjalani pidana atas perkara menerima suap terkait kasus asusila Saipul Jamil yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Rohadi divonis tujuh tahun penjara denda Rp 300 juta atau subsider tiga bulan kurungan terkait perkara tersebut.
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018