Parit Malintang (ANTARA) - Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dipilih Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menjadi daerah pengembangan program Gerakan 100 Smart City atau kota pintar Indonesia.

"Ada 25 daerah di Indonesia yang dipilih untuk mengembangkan program ini salah satunya Padang Pariaman," kata Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan daerah yang terpilih tersebut akan menandatangani nota kesepahaman atau Memory of Understanding tentang Program Smart City.

Selanjutnya, daerah tersebut akan mengikuti kegiatan pendampingan penyusunan rencana induk smart city dari Kementerian Kominfo RI.

Ia menyampaikan dengan Padang Pariaman menerapkan program tersebut maka dapat meningkatkan pelayanan publik dan memanfaatkan sumber daya dengan baik.

"Padang Pariaman merupakan daerah yang beragam, sehingga untuk menerapkan program tersebut kami memiliki cari unik tersendiri," katanya.

Ia menyebutkan untuk di Sumatera ada tiga daerah yang dipilih untuk pengembangan program gerakan 100 smart city yaitu Padang Pariaman, Kota Banda Aceh, dan Kota Tanjung Pinang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman, Zahirman mengatakan pihaknya mengikuti penilaian pada tanggal 21 hingga 22 Februari 2019.

"Padang Pariaman akhirnya dinilai layak menjadi salah satu daerah dari 25 kota atau kabupaten yang masuk program di tahun 2019," ujar dia.

Ia menjelaskan Gerakan Smart City merupakan program dari Kementerian Kominfo yang berintegrasi dengan sejumlah kementerian.

Ia menambahkan selain untuk pelayanan publik, gerakan tersebut juga sebagai salah satu usaha untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh kabupaten dan kota baik bidang pariwisata, ekonomi, maupun kondisi sosial masyarakat.
***3***

Pewarta: Altas Maulana dan Aadiaat M S
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
Copyright © ANTARA 2019