Warga antusiasme manfaatkan kunjungan khusus Rutan Muntok

Warga antusiasme manfaatkan kunjungan khusus Rutan Muntok

Warga binaan bersama keluarga berlebaran di aula gedung serba guna Rutan Muntok. (babel.antaranews.com/ dok.Rutan Muntok)

Muntok, Babel (ANTARA) - Ribuan orang anggota keluarga warga binaan antusiasme memanfaatkan jadwal kunjungan khusus Idul Fitri 1440 Hijriah yang diberlakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Muntok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Pada hari pertama Idul Fitri 2019 tercatat sebanyak 1.009 orang penjenguk yang datang mengunjungi dan berlebaran bersama keluarga di dalam Rutan Muntok," kata Kepala Rutan Muntok, Asep Hoilid Abdulah di Muntok, Kamis.

Perayaan Idul Fitri menjadi saat yang istimewa bagi para warga binaan karena Rutan Muntok memberlakukan jadwal kunjungan khusus bagi keluarga yang akan menjenguk warga binaan.

Rutan Muntok memberikan kemudahan bagi keluarga warga binaan yang akan menjenguk narapidana atau tahanan selama dua hari.

"Selama dua hari kami berikan kemudahan bagi para keluarga yang akan menjenguk, misalnya pengunjung tidak diwajibkan membawa surat izin berkunjung dari pihak penahan," katanya.

Selain itu, jadwal kunjungan yang biasanya dibagi dua, yaitu pada Senin, Rabu dan Jumat hanya untuk penjenguk narapidana dan pada Selasa, Kamis dan Sabtu bagi tahanan pada hari raya tidak diberlakukan.

"Saat hari raya kami bebaskan, tidak ada pembagian jadwal tersebut," katanya.

Ia mengatakan, pada hari biasa jumlah penjenguk setiap harinya antara 20 hingga 30 orang, namun pada hari pertama Idul Fitri 2019 mencapai 1.009 orang karena tidak ada pembatasan kunjungan.

Bahkan pihaknya menyiapkan aula gedung serbaguna sebagai tempat bertemu dan bersilaturahim antara warga binaan dan keluarga.

"Momentum ini merupakan salah satu kesempatan para warga binaan bisa melepas kejenuhan sambil berlebaran bersama keluarga, kami berharap mereka tetap mematuhi aturan yang ada, menjaga ketertiban demi kelancaran dan keamanan bersama," katanya. ***3***
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019