Wisatawan domestik padati Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Wisatawan domestik padati Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Wisatawan duduk dibawah payung elektrik Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (9/6/2019). ANTARA/Irman Yusuf/aa

Banda Aceh (ANTARA) - Ribuan wisatawan domestik dari berbagai penjuru di Provinsi Aceh dan provinsi tetangga, Sumatera Utara memadati pekarangan Masjid Raya Baiturrahman (MRB) di Kota Banda Aceh selama libur panjang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Sejak lebaran ke tiga (Jumat, 7/6) sampai hari ini masih banyak pengunjung dan per hari tidak kurang dari 1.000 pengunjung," kata petugas jaga MRB, Saputra di tempat penitipan sandal para pengunjung MRB, Banda Aceh, Minggu.

Ia menyampaikan, pengunjung MRB dominan berasal dari wilayah timur dan barat Aceh serta Provinsi Sumatera Utara. "MRB salah satu destinasi religi yang banyak dikunjungi wisata domestik dan nusantara," kata Saputra.

Para pengunjung terlihat berswafoto dengan telepon genggam dan yang lainnya duduk berkelompok di sudut-sudut payung elektrik pada sisi kanan, samping serta depan pelantaran MRB.

"Saya bersama keluarga dari Meulaboh (Aceh Barat), karena anak-anak libur sekolah, minta jalan-jalan ke Masjid Rata," ujar Tarmizi di bawah payung elektrik sisi kiri halaman MRB Banda Aceh.

Ia mengaku bersyukur anak-anaknya mengajak liburan ke Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh saat libur panjang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Saya bersama anak-anak, empat orang dan istri serta famili. Syukur Alhamdulillah ibadah sambil jalan-jalan, semoga menjadi catatan amal saleh disisi Allah SWT," tutur pengunjung tadi mengaku berasal dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Pengunjung lainnya, Yogi mengaku berasal dari Sumatera Utara dan jauh-jauh hari bersama keluarganya sudah mengagendakan berlibur ke Banda Aceh.

"Saya baru pertama ke Aceh dan dari kampung sudah niat ke Masjid Raya Baiturrahman. Besok, saya nyeberang ke Sabang bersama keluarga," ucap Yogi sembari merangkul tangan anaknya dan minta pamit.
Pewarta : Irman Yusuf
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019