Indonesia bawa perunggu dari Olimpiade Standardisasi Internasional

Indonesia bawa perunggu dari Olimpiade Standardisasi Internasional

Foto bersama usai acara penyerahan Pedoman Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO 31000: 2018 tentang Risiko Manajemen kepada Sekolah Bisnis (SB) Institut Pertanian Bogor (IPB) di Ruang Mahoni Sekolah Bisnis, Kampus Gununggede, Bogor (29/10). (Megapolitan.Antaranews.com/Foto: Humas IPB) (Megapolitan.Antaranews.com/Foto: Humas IPB/)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia berhasil membawa pulang medali perunggu pada The 14th International Standards Olympiad yang diselenggarakan oleh Korean Agency for Technology and Standards (KATS) bekerja sama dengan Korean Standards Assosiation (KSA) dan The Korean Federation of Technology Education Society di Anseong, Korea Selatan pada 23-25 Juli 2019.

Tim Indonesia berasal dari SMAK St. Louis 1 Surabaya yang terdiri dari Maharani Ayu Putri Irawan, Evan Leonard, dan Tiffany Lindsay Silamurti. Tim ini menjuarai Kompetisi Standardisasi Nasional (KSN) Tingkat SMA/SMK Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

"Kami merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Tim Indonesia dalam ajang bergengsi ini," ujar Kepala Pusat Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BSN Yopi dalam keterangan pers diterima di Jakarta, Sabtu.
Baca juga: BSN jaring siswa berprestasi untuk International Standards Olympiad

Prestasi yang diraih sangat membanggakan Indonesia karena mampu menempati peringkat ketiga dalam kategori High School.

Negara yang berpartisipasi dalam The 14th International Standards Olympiad_ antara lain Indonesia, Malaysia, Cina, Peru, Ekuador, Singapura, Jepang, dan Kenya.

"Kami berharap agar prestasi yang mereka raih ini bisa menjadi pemacu semangat bagi para siswa di Indonesia untuk mendalami standardisasi dan penilaian kesesuaian," tutur Yopi.

Pada hari pertama olimpiade, para peserta mendapatkan kuliah tentang "example of international standard” untuk lebih memperkuat pemahaman peserta tentang standar internasional.

Dalam olimpiade itu, para peserta diminta untuk membuat standar internasional yang berjudul "Robots for household use - performance criteria and related test methods for dry vacuum cleaning robot”.
Mereka dituntut untuk dapat menyelesaikan penyusunan standar dalam waktu delapan jam.

Sejak 2014, Indonesia melalui BSN telah berpartisipasi dalam The International Standards Olympiad dengan mengirimkan pelajar-pelajar Indonesia yang berprestasi sebagai peserta.

Sejak saat itu, tim dari Indonesia telah menorehkan prestasi yang membanggakan yaitu meraih medali emas dan perak tahun 2014, medali perak dan perunggu pada tahun 2015, medali emas dan perunggu pada tahun 2016, serta medali perunggu pada tahun 2017.
Baca juga: BSN Tawarkan Penerapan Standardisasi Pendidikan
Baca juga: BSN gencarkan SNI keselamatan bersepeda
Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019