<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" version="2.0">
  <channel>
    <title>ANTARA News Bengkulu - Warta Bumi - Pemanasan Global</title>
    <description>News And Service from ANTARA News Bengkulu</description>
    <link>https://bengkulu.antaranews.com</link>
    <language>id</language>
    <copyright>2026 ANTARA News Bengkulu</copyright>
    <lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 04:40:24 +0700</lastBuildDate>
    <item>
      <title>Pagi ini, kualitas udara Jakarta tak masuk sepuluh besar terburuk di dunia</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/318435/pagi-ini-kualitas-udara-jakarta-tak-masuk-sepuluh-besar-terburuk-di-dunia</link>
      <pubDate>Mon, 13 Nov 2023 07:19:51 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2023/09/12/Polusi-Jakarta-Membaik-120923-Ak-2.jpg" align="right" border="0"><p>DKI Jakarta pada Senin pagi tidak menduduki sepuluh besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia,&nbsp;meskipun kualitas udara kota metropolitan ini masih masuk kategori tidak sehat.Berdasarkan data situs ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2023/09/12/Polusi-Jakarta-Membaik-120923-Ak-2.jpg" align="right" border="0"><p>DKI Jakarta pada Senin pagi tidak menduduki sepuluh besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia,&nbsp;meskipun kualitas udara kota metropolitan ini masih masuk kategori tidak sehat.Berdasarkan data situs ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/318435/pagi-ini-kualitas-udara-jakarta-tak-masuk-sepuluh-besar-terburuk-di-dunia</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2023/09/12/Polusi-Jakarta-Membaik-120923-Ak-2.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>BMKG: Indonesia tak terdampak gelombang panas karena luas lautan</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/298998/bmkg-indonesia-tak-terdampak-gelombang-panas-karena-luas-lautan</link>
      <pubDate>Tue, 18 Jul 2023 14:44:18 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2023/07/18/Screenshot_2023-07-18-14-16-35-34.png" align="right" border="0"><p>Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menegaskan negara kepulauan seperti Indonesia tidak terdampak gelombang panas (heat wave), karena memiliki lautan yang luas.Dwikorita kepada ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2023/07/18/Screenshot_2023-07-18-14-16-35-34.png" align="right" border="0"><p>Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menegaskan negara kepulauan seperti Indonesia tidak terdampak gelombang panas (heat wave), karena memiliki lautan yang luas.Dwikorita kepada ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/298998/bmkg-indonesia-tak-terdampak-gelombang-panas-karena-luas-lautan</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2023/07/18/Screenshot_2023-07-18-14-16-35-34.png"/>
    </item>
    <item>
      <title>Indonesia berkomitmen kurangi 1,02 miliar ton emisi karbon hingga 2030</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/162714/indonesia-berkomitmen-kurangi-102-miliar-ton-emisi-karbon-hingga-2030</link>
      <pubDate>Sun, 06 Jun 2021 17:58:45 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2021/06/06/IMG-20210606-WA0031.jpg" align="right" border="0"><p>Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong menyatakan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca sampai 41 persen atau setara dengan 1,02 miliar ton lebih karbon dioksida (CO2) hingga ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2021/06/06/IMG-20210606-WA0031.jpg" align="right" border="0"><p>Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong menyatakan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca sampai 41 persen atau setara dengan 1,02 miliar ton lebih karbon dioksida (CO2) hingga ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/162714/indonesia-berkomitmen-kurangi-102-miliar-ton-emisi-karbon-hingga-2030</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2021/06/06/IMG-20210606-WA0031.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Siklon tropis sebabkan suhu panas di wilayah Bengkulu</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/134712/siklon-tropis-sebabkan-suhu-panas-di-wilayah-bengkulu</link>
      <pubDate>Tue, 17 Nov 2020 15:42:22 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2020/11/17/BMKG-bengkulu2.jpg" align="right" border="0"><p>Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mengatakan siklon tropis mengakibatkan suhu panas di berbagai wilayah di Bengkulu.Prakirawan BMKG Fatwamati Bengkulu, Winda Siri Astuti mengatakan ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2020/11/17/BMKG-bengkulu2.jpg" align="right" border="0"><p>Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mengatakan siklon tropis mengakibatkan suhu panas di berbagai wilayah di Bengkulu.Prakirawan BMKG Fatwamati Bengkulu, Winda Siri Astuti mengatakan ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/134712/siklon-tropis-sebabkan-suhu-panas-di-wilayah-bengkulu</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2020/11/17/BMKG-bengkulu2.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ribuan cemara penahan tsunami di Padang mati meranggas</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69813/ribuan-cemara-penahan-tsunami-di-padang-mati-meranggas</link>
      <pubDate>Sun, 16 Jun 2019 15:06:21 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/06/16/cemara-udang-2.jpg" align="right" border="0"><p>Ribuan pohon cemara udang yang ditanam dalam program sejuta pohon di sepanjang pantai Padang, Sumatera Barat mati meranggas.Dari pantauan di Pandang,&nbsp;Minggu, ribuan bibit pohon itu hanya sebagian kecil saja yang masih ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/06/16/cemara-udang-2.jpg" align="right" border="0"><p>Ribuan pohon cemara udang yang ditanam dalam program sejuta pohon di sepanjang pantai Padang, Sumatera Barat mati meranggas.Dari pantauan di Pandang,&nbsp;Minggu, ribuan bibit pohon itu hanya sebagian kecil saja yang masih ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69813/ribuan-cemara-penahan-tsunami-di-padang-mati-meranggas</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/06/16/cemara-udang-2.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Inggris siap perkuat kerja sama dengan Indonesia atasi perubahan iklim</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69678/inggris-siap-perkuat-kerja-sama-dengan-indonesia-atasi-perubahan-iklim</link>
      <pubDate>Sat, 15 Jun 2019 10:37:17 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/06/15/UK-Indo.png" align="right" border="0"><p>Pemerintah Inggris menyatakan akan memperkuat kemitraan dan kerja sama dengan Indonesia dalam upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Inggris yang diterima di ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/06/15/UK-Indo.png" align="right" border="0"><p>Pemerintah Inggris menyatakan akan memperkuat kemitraan dan kerja sama dengan Indonesia dalam upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Inggris yang diterima di ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69678/inggris-siap-perkuat-kerja-sama-dengan-indonesia-atasi-perubahan-iklim</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/06/15/UK-Indo.png"/>
    </item>
    <item>
      <title>Inggris jadi anggota G7 pertama dengan target emisi nol bersih</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69394/inggris-jadi-anggota-g7-pertama-dengan-target-emisi-nol-bersih</link>
      <pubDate>Wed, 12 Jun 2019 21:40:50 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/04/04/Pusat-Daur-Ulang-Sampah-KLH-040419-abs-1_1.jpg" align="right" border="0"><p>Inggris sudah mengumumkan membuat komitmen baru guna mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih pada tahun 2050 menjadi undang-undang, menandai negara anggota G7 pertama yang menghadapi dampak berat yang meningkat dari krisis ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/04/04/Pusat-Daur-Ulang-Sampah-KLH-040419-abs-1_1.jpg" align="right" border="0"><p>Inggris sudah mengumumkan membuat komitmen baru guna mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih pada tahun 2050 menjadi undang-undang, menandai negara anggota G7 pertama yang menghadapi dampak berat yang meningkat dari krisis ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69394/inggris-jadi-anggota-g7-pertama-dengan-target-emisi-nol-bersih</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/04/04/Pusat-Daur-Ulang-Sampah-KLH-040419-abs-1_1.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Inggris didesak hentikan bantuan buat proyek bahan bakar fosil</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69090/inggris-didesak-hentikan-bantuan-buat-proyek-bahan-bakar-fosil</link>
      <pubDate>Mon, 10 Jun 2019 10:39:39 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/04/13/Britain-Againts-Climate-Change-120419.jpg" align="right" border="0"><p>Inggris harus berhenti mendanai proyek bahan bakar fosil di luar negeri sampai 2021 sebab dapat&nbsp;merusak&nbsp;&nbsp;upaya negara tersebut untuk memerangi perubahan iklim, kata seorang anggota Parlemen pada Senin.Laporan ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/04/13/Britain-Againts-Climate-Change-120419.jpg" align="right" border="0"><p>Inggris harus berhenti mendanai proyek bahan bakar fosil di luar negeri sampai 2021 sebab dapat&nbsp;merusak&nbsp;&nbsp;upaya negara tersebut untuk memerangi perubahan iklim, kata seorang anggota Parlemen pada Senin.Laporan ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/69090/inggris-didesak-hentikan-bantuan-buat-proyek-bahan-bakar-fosil</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/04/13/Britain-Againts-Climate-Change-120419.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kemajuan Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/67860/kemajuan-indonesia-dalam-menurunkan-emisi-gas-rumah-kaca</link>
      <pubDate>Mon, 27 May 2019 10:19:42 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/05/27/Hangga1_dokpri.jpeg" align="right" border="0"><p>Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah penduduk telah melampaui 262 juta orang, meliputi 17.000 pulau, dan terdiri atas 34 provinsi, tidak hanya kaya budaya, bahasa, etnis, agama, dan keanekaragaman hayati, ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/05/27/Hangga1_dokpri.jpeg" align="right" border="0"><p>Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah penduduk telah melampaui 262 juta orang, meliputi 17.000 pulau, dan terdiri atas 34 provinsi, tidak hanya kaya budaya, bahasa, etnis, agama, dan keanekaragaman hayati, ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/67860/kemajuan-indonesia-dalam-menurunkan-emisi-gas-rumah-kaca</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2019/05/27/Hangga1_dokpri.jpeg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemanasan global percepat penenggelaman Pulau Tikus</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/54373/pemanasan-global-percepat-penenggelaman-pulau-tikus</link>
      <pubDate>Mon, 05 Nov 2018 12:18:15 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2016/11/20161120tikus.jpg" align="right" border="0"><p>Pemanasan global yang memicu lumernya es kutub dan pemuaian air laut telah menaikkan muka air laut sekitar tiga milimeter per tahun, sehingga antara lain berakibat mempercepat penenggelaman Pulau Tikus di Kota Bengkulu.Pakar ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2016/11/20161120tikus.jpg" align="right" border="0"><p>Pemanasan global yang memicu lumernya es kutub dan pemuaian air laut telah menaikkan muka air laut sekitar tiga milimeter per tahun, sehingga antara lain berakibat mempercepat penenggelaman Pulau Tikus di Kota Bengkulu.Pakar ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/54373/pemanasan-global-percepat-penenggelaman-pulau-tikus</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2016/11/20161120tikus.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Selamatkan bumi dengan sedotan ramah lingkungan</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/54005/selamatkan-bumi-dengan-sedotan-ramah-lingkungan</link>
      <pubDate>Thu, 18 Oct 2018 11:56:51 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2018/10/Bumi.jpg" align="right" border="0"><p>Upaya untuk menyelamatkan bumi dari hal-hal negatif seperti efek rumah kaca dari pembakaran sampah plastik dengan menggunakan sedotan ramah lingkungan.Seperti yang dilakukan oleh Nina Iswiyanti &nbsp;(43 tahun), ia mengaku ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2018/10/Bumi.jpg" align="right" border="0"><p>Upaya untuk menyelamatkan bumi dari hal-hal negatif seperti efek rumah kaca dari pembakaran sampah plastik dengan menggunakan sedotan ramah lingkungan.Seperti yang dilakukan oleh Nina Iswiyanti &nbsp;(43 tahun), ia mengaku ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/54005/selamatkan-bumi-dengan-sedotan-ramah-lingkungan</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2018/10/Bumi.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>BMKG ungkapkan terdapat 11 titik panas di Sumatera</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/52505/bmkg-ungkapkan-terdapat-11-titik-panas-di-sumatera</link>
      <pubDate>Thu, 30 Aug 2018 01:26:24 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg" align="right" border="0"><p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat mengungkapkan, 11 titik panas terdeteksi oleh satelit yang tersebar pada lima provinsi di Sumatera.&quot;Sore ini, ada 11 titik panas di Sumatera. Tapi, tak satu ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg" align="right" border="0"><p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat mengungkapkan, 11 titik panas terdeteksi oleh satelit yang tersebar pada lima provinsi di Sumatera.&quot;Sore ini, ada 11 titik panas di Sumatera. Tapi, tak satu ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/52505/bmkg-ungkapkan-terdapat-11-titik-panas-di-sumatera</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Delapan kecamatan di Bengkulu Selatan terancam kekeringan</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/51553/delapan-kecamatan-di-bengkulu-selatan-terancam-kekeringan</link>
      <pubDate>Wed, 01 Aug 2018 14:26:05 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2018/08/Screenshot_2018-07-25-21-26-29-1.png" align="right" border="0"><p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan mendata sebanyak delapan dari sebelas kecamatan di daerah itu terancam kekeringan karena musim kemarau.&quot;Ada delapan kecamatan yang diprediksi terancam ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2018/08/Screenshot_2018-07-25-21-26-29-1.png" align="right" border="0"><p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan mendata sebanyak delapan dari sebelas kecamatan di daerah itu terancam kekeringan karena musim kemarau.&quot;Ada delapan kecamatan yang diprediksi terancam ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/51553/delapan-kecamatan-di-bengkulu-selatan-terancam-kekeringan</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2018/08/Screenshot_2018-07-25-21-26-29-1.png"/>
    </item>
    <item>
      <title>BMKG: Tidak ada titik panas di Bengkulu</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/36194/bmkg-tidak-ada-titik-panas-di-bengkulu</link>
      <pubDate>Wed, 16 Mar 2016 12:56:04 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2011/12/20111214bmkg1.jpg" align="right" border="0"><p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandara Fatmawati Bengkulu menyebutkan titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan tidak terpantau di Provinsi Bengkulu.     Prakirawan BMKG Bandara Fatmawati Haris Syahid ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2011/12/20111214bmkg1.jpg" align="right" border="0"><p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandara Fatmawati Bengkulu menyebutkan titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan tidak terpantau di Provinsi Bengkulu.     Prakirawan BMKG Bandara Fatmawati Haris Syahid ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/36194/bmkg-tidak-ada-titik-panas-di-bengkulu</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2011/12/20111214bmkg1.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Presiden perpanjang moratorium izin tata kelola hutan</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/31284/presiden-perpanjang-moratorium-izin-tata-kelola-hutan</link>
      <pubDate>Thu, 14 May 2015 18:51:53 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2013/10/20131023hutan-harapan1.jpg" align="right" border="0"><p>Presiden Joko Widodo, Rabu, menandatangani perpanjangan moratorium pemberian izin baru dan penyempurnaan tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut.Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dalam keterangan pers ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2013/10/20131023hutan-harapan1.jpg" align="right" border="0"><p>Presiden Joko Widodo, Rabu, menandatangani perpanjangan moratorium pemberian izin baru dan penyempurnaan tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut.Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dalam keterangan pers ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/31284/presiden-perpanjang-moratorium-izin-tata-kelola-hutan</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2013/10/20131023hutan-harapan1.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Nelayan Mukomuko diminta waspadai gelombang tiga meter </title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/31223/nelayan-mukomuko-diminta-waspadai-gelombang-tiga-meter</link>
      <pubDate>Mon, 11 May 2015 19:10:52 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/10/20121003gelombang.jpg" align="right" border="0"><p>Nelayan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, diminta untuk mewaspadai gelombang laut setinggi maksimal 2,0 meter hingga tiga meter yang diperkirakan terjadi di perairan laut daerah itu.     "Kami sudah sampaikan pesan ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/10/20121003gelombang.jpg" align="right" border="0"><p>Nelayan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, diminta untuk mewaspadai gelombang laut setinggi maksimal 2,0 meter hingga tiga meter yang diperkirakan terjadi di perairan laut daerah itu.     "Kami sudah sampaikan pesan ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/31223/nelayan-mukomuko-diminta-waspadai-gelombang-tiga-meter</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/10/20121003gelombang.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Volume sampah Rejanglebong capai 35 ton per hari</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/31187/volume-sampah-rejanglebong-capai-35-ton-per-hari</link>
      <pubDate>Sat, 09 May 2015 12:51:53 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/04/20120427limbah.jpg" align="right" border="0"><p>Volume sampah dari lima kecamatan di dalam kota Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu,  mengalami peningkatan dari 20 menjadi 35 ton per hari dan kini pemkab setempat berupaya menanggulanginya.     Kabid Kebersihan pada ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/04/20120427limbah.jpg" align="right" border="0"><p>Volume sampah dari lima kecamatan di dalam kota Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu,  mengalami peningkatan dari 20 menjadi 35 ton per hari dan kini pemkab setempat berupaya menanggulanginya.     Kabid Kebersihan pada ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/31187/volume-sampah-rejanglebong-capai-35-ton-per-hari</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/04/20120427limbah.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Titik panas di Sumatera cenderung meningkat</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/26804/titik-panas-di-sumatera-cenderung-meningkat</link>
      <pubDate>Sat, 13 Sep 2014 12:27:49 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg" align="right" border="0"><p>Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura pada Jumat (12/9) sore merekam &nbsp;pertumbuhan jumlah titik panas (hotspot) di daratan Pulau Sumatera terus meningkat, dari 225 menjadi 280 titik.Pusat Data dan ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg" align="right" border="0"><p>Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura pada Jumat (12/9) sore merekam &nbsp;pertumbuhan jumlah titik panas (hotspot) di daratan Pulau Sumatera terus meningkat, dari 225 menjadi 280 titik.Pusat Data dan ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/26804/titik-panas-di-sumatera-cenderung-meningkat</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Satelit rekam 144 titik panas Sumatera</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/26597/satelit-rekam-144-titik-panas-sumatera</link>
      <pubDate>Wed, 03 Sep 2014 02:10:23 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg" align="right" border="0"><p>Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura pada Selasa (2/9) sore merekam kemunculan 144 titik panas (hotspot) di daratan Pulau Sumatera.Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<img src="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg" align="right" border="0"><p>Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura pada Selasa (2/9) sore merekam kemunculan 144 titik panas (hotspot) di daratan Pulau Sumatera.Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/26597/satelit-rekam-144-titik-panas-sumatera</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg"/>
    </item>
    <item>
      <title>Buat manusia, pemanasan global telah menjadi iklim "normal"</title>
      <link>https://bengkulu.antaranews.com/berita/26073/buat-manusia-pemanasan-global-telah-menjadi-iklim-normal</link>
      <pubDate>Thu, 07 Aug 2014 00:29:48 +0700</pubDate>
      <description><![CDATA[<p>Pemanasan global telah berlangsung sangat lama sehingga kebanyakan orang bahkan tidak dilahirkan saat suhu Bumi lebih dingin dibandingkan suhu rata-rata pada 1985, kondisi yang mengubah pendapat mengenai iklim "normal", kata ...</p>]]></description>
      <content:encoded><![CDATA[<p>Pemanasan global telah berlangsung sangat lama sehingga kebanyakan orang bahkan tidak dilahirkan saat suhu Bumi lebih dingin dibandingkan suhu rata-rata pada 1985, kondisi yang mengubah pendapat mengenai iklim "normal", kata ...</p>]]></content:encoded>
      <guid>https://bengkulu.antaranews.com/berita/26073/buat-manusia-pemanasan-global-telah-menjadi-iklim-normal</guid>
      <enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://cdn.antaranews.com/cache/255x170/2012/03/20120323titik-api.jpg"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
