Kasus positif COVID -19 di Provinsi Sumatera Selatan bertambah dari sebelumnya 17 kasus pada 9 April menjadi 18 kasus pada 10 April 2020 meski ada tiga kasus lagi yang masih dalam tahap konfirmasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri, Jumat, mengatakan data Gugus Tugas Pusat menyatakan Sumsel sudah ditemukan 21 kasus, namun pihaknya baru bisa memverifikasi 18 kasus.

"Kami tidak menolak data dari pusat yang menyebut ada empat tambahan kasus baru di Sumsel, hanya saja memang setelah dicek silang baru terverifikasi satu dari empat itu, mungkin tiga sisanya bisa kami umumkan besok," ujar Yusri dalam keterangan resminya di Palembang.

Ia meminta perbedaan tersebut tidak dijadikan polemik karena dalam mengumumkan kasus positif pihaknya harus benar-benar akurat dengan hasil dua kali uji spesimen dan terverifikasi rumah sakit tempat pasien dirawat.

Untuk tambahan kasus 018 merupakan seorang perempuan berusia 40 tahun berasal dari Kota Prabumulih, pihaknya masih menyelidiki asal penularannya sehingga belum bisa menyimpulkan status impor atau transmisi lokal.

Tambahan kasus 018 membuat Kota Prabumulih yang sudah berstatus zona merah memiliki 5 kasus, sedangkan Kota Palembang (6 kasus), OKU (3 kasus), OKI (2 kasus), dan Lubuklinggau (1 kasus) masih berstatus zona kuning.

Ia mengungkapkan, satu kasus positif lainnya bukan warga Sumsel namun diisolasi di Palembang.

"Kami tidak henti-hentinya meminta masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, selalu menjaga kesehatan dan tidak panik dengan bertambahnya kasus-kasus positif," tambah Yusri.

Pihaknya juga menyebut masih memonitor 793 orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 1.954 yang tercatat hingga 10 April 2020.

Selain itu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah tercatat masih 11 orang, delapan di antaranya memilih isolasi mandiri di rumah.

Pewarta: Aziz Munajar

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2020