Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi masing-masing berkekuatan magnitudo 4,2 dan 4,1 mengguncang Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jembrana, Bali dengan jarak waktu berbeda dua menit.

Berdasarkan data BMKG melalui laman resminya dipantau di Jakarta, Selasa, gempa pertama berada di laut 81 kilometer barat daya Gunung Kidul sekitar pukul 00.06 WIB.

Gempa yang berada pada titik koordinat 8.72 Lintang Selatan dan 110.59 Bujur Timur itu terjadi pada kedalaman 24 kilometer.

BMKG mencatat getaran gempa dirasakan di tiga kabupaten sekitar yakni Pacitan dan Trenggalek, masing-masing dengan skala intensitas III (MMI) dan skala intensitas II (MMI) di Bantul.

BMKG menjelaskan skala III MMI getarannya dirasakan nyata dalam rumah, seperti ada truk berlalu, sedangkan skala II MMI, getarannya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.



Kemudian, selang dua menit pada pukul 00.08 WIB, gempa kedua berpusat di laut sekitar 67 kilometer barat daya Kabupaten Jembrana, Bali dengan magnitudo 4,1.

Gempa bumi itu berpusat pada titik koordinat 8.95 Lintang Selatan dan 114.53 Bujur Timur dengan kedalaman 78 kilometer.

BMKG menjelaskan gempa tersebut dirasakan skala II MMI di Badung, Bali.

Belum ada laporan lanjutan terkait dua gempa yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut.

Meski belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa, namun gempa tersebut menjadi trending di media sosial twitter dengan ribuan cuitan.

“Kerasa sampai Wonogiri, sampai bisa goyangin pintu dan etalase,” kata seorang warganet @sulistyawisnu yang menulis cuitan terkait gempa berpusat di Gunung Kidul.
 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2020