Perum Bulog Cabang Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu, saat ini tengah menyiapkan sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat menjelang datangnya bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri di wilayah itu.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Rejang Lebong Guslindawati saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan bahan pokok yang mereka siapkan terdiri atas beras, minyak goreng, gula pasir, terigu dan daging beku impor.

"Stok bahan pokok yang siapkan untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2021 di antaranya beras sebanyak 807 ton, terigu  6,6 ton, minyak goreng 12 ton, gula pasir 2,2 ton dan daging beku 3 ton. Jika stok ini kurang akan segera meminta tambahan stok," kata Guslindawati.

Untuk stok beras yang ada di gudang Bulog Cabang Rejang Lebong yaitu beras jenis medium sebanyak 720,4 ton dan beras jenis premium sebanyak 86,6 ton.

Stok beras, kata dia, khusus untuk kegiatan bantuan sosial (bansos) yang merupakan Beras Cadangan Pemerintah atau CBP yang diperuntukkan pemenuhan kebutuhan saat darurat, kerawanan pangan pascabencana dan untuk Program Stabilitas Harga (PSH).

Sejauh ini hasil pemantauan pihaknya di tiga kabupaten yang menjadi wilayah kerja Perum Bulog Rejang Lebong, baik sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang dan Kabupaten Lebong, masih stabil dan cenderung turun karena sebagian daerah mulai memasuki musim panen.

Adapun bahan pokok produk Bulog ini tambah dia, untuk beras medium dijual kepasaran dalam program stabilitas harga (PSH) khusus kepada pedagang beras Rp8.300 per kg, dan pedagang menjualnya paling tinggi Rp9.950 per kg. Sedangkan untuk beras premium kemasan Rp105 ribu per kampil ukuran 10 kg.

Bahan kebutuhan pokok lainnya juga dijual dengan harga distributor yakni tepung Rp9.000 per kg, gula pasir Rp12.500 per kg dan minyak goreng Rp12.000 per kg, serta daging beku Rp80.000 per kg.

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2021