Petugas lingkungan di Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, membuat replika kuburan di tepi jalanan yang kerap didapati banyak sampah.
 
Hendri Ginting, selaku kepala lingkungan setempat, Kamis mengatakan, kuburan palsu tersebut sengaja dibuat untuk menegur, sekaligus memberikan rasa takut kepada warga akibat perilaku membuang sampah sembarangan.
 
"Karena emosinya liat warga yang tidak sadar akan sampah, jadi terakhirnya kita buat begitu. Biar ada efek jera sedikit sama masyarakat," katanya saat dijumpai di lokasi.
 
 
Beberapa waktu lalu, lokasi tersebut juga sempat viral di media sosial, karena tumpukan sampah yang kian membludak hingga ke badan jalan.
 
"Saya enggak menyalahkan yang viral kan ini. Ini mengingatkan saya untuk berbuat yang terbaik sebagai kepling," ujarnya.
 
Berbagai cara sudah dilakukan Hendri untuk mengatasi masyarakat yang kerap membuang sampah sembarangan. Mulai dari menegur langsung warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan, hingga menyediakan petugas pengangkut sampah.
 
Namun kata Hendri, hal itu tidak mengatasi permasalahan tersebut. Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, masih rendah.
 
Apabila nantinya kuburan palsu tersebut tidak membuat masyarakat jera, ia menyebut akan menyiagakan petugas untuk menjaga lokasi tersebut.
 
"Kalau enggak efektif, saya akan cari orang untuk jaga ini. Apalagi Perda (peraturan daerah-red) sekarang kan sudah ada, jadi istilahnya kalau memang kedapatan warga buang sampah, kita bisa nuntut, ada sanksinya," ujarnya.
 
Pantauan ANTARA di lokasi, kuburan palsu tersebut dibuat menyerupai aslinya, lengkap dengan papan serta bunga-bunga layaknya tanah kuburan yang masih baru.
 
 

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2021