Pekanbaru (Antara Bengkulu) -  Panitia Pelaksana Tour de Siak, Riau, mematangkan rute agar para pembalap dari berbagai negara yang melintasi jarak sekitar 400 km tidak mengalami kendala.

"Kami bersama aparat terkait sudah melakukan pemantauan rute yang dilalui, ada beberapa jalan yang sedang diperbaiki," kata Ketua Panpel Tour de Siak Amin Budyadi dihubungi dari Pekanbaru, Jumat.

Dia mengatakan rute yang dilalui pembalap sebagian sedang dalam tahap perbaikan oleh aparat Dinas Bina Marga Pemerintah Kabupaten Siak.

Namun Tour de Siak memiliki tiga rute yakni pertama melalui tiga jembatan masing-masing Jembatan jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, Tengku Agung Sulatransalatifah dan jembatan Sultan Syarif Hasyim.

Sedangkan rute kedua untuk nomor team time trial (TTT) dalam kota sekitar 90 km serta rute ketiga balap jalan raya menuju arah Kecamatan Dayun, Kecamatan Koto Gasip dan sebaliknya sepanjang 20 km.

Rute yang akan dilalui pebalap merupakan bekas lintasan yang digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau.

Menurut dia, bahwa panpel telah melakukan pemantauan bersama Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) sebagai pihak berwenang untuk menggelar tour pada 22-25 September 2013.

Dalam lomba itu juga melewati sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Siak dan jalan yang akan dilewati tersebut dalam perbaikan menggunakan aspal panas bercampur (hotmix).

Dia menambahkan bahwa para pembalap nantinya dapat menyaksikan kearifan lokal setiap kecamatan yang dilewati.

Pihak panpel hingga kini masih menunggu klarifikasi pembalap dari dua negara lain yakni Vietnam dan Filipina.

Pembalap yang sudah positif mengikuti Tour de Siak berasal dari Thailand, Australia, Bahrain, Brunai Darussalam, Singapura dan Malaysia dan mereka telah menghubungi serta bersedia mengikuti lomba.

Sementara itu, Bupati Siak Syamsuar mengatakan tujuan pelaksanaan Tour de Siak adalah untuk mengenalkan potensi wisata di wilayah ini melalui olah raga.

Syamsuar mengatakan pihaknya sudah melaporkan masalah Tour de Siak ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krestif Mary Elka Pangestu dan dijadikan sebagai agenda tahunan wisata.  (Antara)

Pewarta: Oleh Adityawarman

Editor : Helti Marini S


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2013