Rejanglebong (Antara) - Malam takbiran hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriyah di Kabupaten Rejanglebong Bengkulu, diwarnai dentuman mercon dan pesta kembang api yang dilakukan warga daerah itu.

Pantauan pesta kembang api dan mercon itu mulai terdengar setelah pengumuman sidang isbat yang digelar Kemenag-RI sekitar pukul 19.30 WIB, dentuman mercon dan kembang api ini terdengar saling bersahut-sahutan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Lokasi favorit yang dijadikan tempat menabuh mercon dan kembang api ini yakni di kawasan lapangan Setia Negara kemudian di sejumlah kelurahan maupun desa, ditempat ini terlihat puluhan warga berkumpul guna menyambut datangnya hari raya serta menyaksikan pawai takbir keliling menyambut hari raya.

"Lapangan Setia Negara ini menjadi tempat favorit warga untuk menabuh mercon dan kembang api dan setiap tahun selalu terjadi sehingga mengundang orang lainnya untuk datang guna menyaksikan pesta kembang api dan mercon ini," kata Manto (19) warga Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah, Minggu malam.

Pesta kembang api dan mercon di daerah tersebut kata dia, akan terus berlangsung hingga tengah malam seiring dengan semakin banyaknya warga yang berkumpul.

Kegiatan menabuh mercon dan kembang api itu sendiri tambah dia, selain dilakukan pada malam lebaran juga dilakukan pada malam penyambutan tahun baru masehi. Kegiatan itu sendiri nanpaknya sudah menjadi tradisi tahunan warga di daerah ini.

Sementara itu menurut Supri (45) salah seorang pedagang kembang api dan mercon dikawasan pasar Bang Mego, menyebutkan pada malam hari raya ini tingkat penjualan mereka meningkat seiring dengan banyaknya anak-anak dan kaum remaja yang membeli kembang api dan mercon guna ditabuh sebagai pertanda akan datang hari raya.

"Ini malam terakhir kami berjualan, karena kami sudah berjualan sejak awal bulan puasa lalu. Barang-barang ini kalau tidak habis terjual akan kami simpan dan dijual lagi saat akan lebaran haji atau tahun baru nanti," ujarnya.

Aneka kembang api dan mercon yang dijualnya ini kata dia, dibeli di Kota Bengkulu dan ada juga yang membelinya di Kota Lubuklinggau, Sumsel serta sebagian lagi dibeli di Kota Curup. Barang-barang ini dijual dari harga termurah Rp1.500 per bungkus untuk kembang api sedangkan mercon yang termahal bisa sampai Rp80.000 per buah.***3*** 

Pewarta:

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2014