Rejanglebong, (Antara) - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Rejanglebong Provinsi Bengkulu, akan mengirim contoh beras yang dicurigai mengandung plastik yang ditemukan di daerah itu.

"Sampel beras yang dicurigai mengandung plastik ini akan kami kirimkan ke Balai POM Bengkulu untuk diperiksa, kalau secara kasat mata dan ciri-cirinya jelas beras ini beras asli tapi guna membuktikannya dan menghilangkan kecurigaan masyarakat sehingga harus kita uji ke laboratorium terlebih dahulu," kata Kepala Disperindagkop UKM Rejanglebong Suhandak, usai memeriksa sampel beras yang dicurigai mengandung plastik di rumah warga di kawasan Kelurahan Kepala Siring Kecamatan Curup Tengah, Rabu.

Pemeriksaan dan pengambilan sampel beras yang diduga mengandung plastik di daerah tersebut kata dia, karena sempat menghebohkan masyarakat setempat setelah dipublikasikan warga yang bersangkutan melalui media sosial (facebook), namun pihaknya melakukan pemeriksaan secara kasat mata beras itu tidak bermasalah.

Pemeriksaan oleh petugas Diperindagkop UKM setempat dilakukan dengan memasukan beras ke dalam air, dan ternyata butiran berasnya tenggelam kemudian air rendaman atau air tajinnya berwarna putih layaknya beras biasa. Sebaliknya jika beras sintetis akan mengapung dan tidak mengeluarkan tajin.

Dia mengimbau kalangan masyarakat dalam 15 kecamatan di daerah itu untuk tidak mudah percaya terhadap isu peredaran beras plastik di wilayah tersebut terlebih lagi dengan memposting berita-berita dugaan beras plastik di jejaring sosial seperti facebook, karena dapat meresahkan masyarakat.

Bagi warga yang menemukan atau mencurigai adanya beras sintetis agar segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib atau kepada petugas Disperindagkop UKM Rejanglebong.



Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Triono Subagyo


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2015