Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap warga negara asing (WNA) berasal dari Korea Selatan berinisial KH yang berada di TKP tempat tewasnya seorang petugas imigrasi berinisial TF di kawasan Tangerang, Banten pada Jumat dini hari.
 
"Jadi terduga pelaku sudah kita amankan, sekarang sedang dalam penyelidikan apakah terkait dengan pembunuhan (homicide) atau bunuh diri atau kecelakaan dan sebagainya, " kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi saat dikonfirmasi, Jumat.
 
Hengki juga telah mengerahkan tim kolaborasi interprofesi  ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni dari laboratorium forensik (labfor), kedokteran forensik, dan dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) untuk melakukan penyelidikan atas kasus ini.
 
Hengki juga menambahkan sebelum mengamankan WNA tersebut, yang bersangkutan sempat mengancam pihak keamanan setempat.
 
"Sempat mengancam satpam dan sebagainya dengan senjata tajam, " katanya.
 
Setelah itu WNA tersebut kemudian mengurung diri di kamar apartemen sehingga Hengki mendatangkan tim negosiator dan tim Gegana untuk mengetahui apakah ada senjata di dalamnya.
 
"Nah kemudian kita datangkan juga dari gegana dan tim tindak.  Ternyata melalui negosiasi yang bersangkutan mau menyerahkan diri didampingi pihak Kedutaan Korea Selatan, " kata Hengki.
 
Hengki menambahkan saat ini WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
 
Sementara itu Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan berawal dari laporan sekuriti Apartemen Metro Garden ada seseorang yang jatuh dari lantai 19 kemudian dari informasi tersebut polisi datang ke lokasi untuk memastikan kebenarannya.
 
"Ternyata benar bahwa ada seorang laki-laki setelah kita cek identifikasi sementara ya, atas nama inisial TF (23), " ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat.


Update Berita Antara Bengkulu Lainnya di Google News

Pewarta: Ilham Kausar

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023