Pelatih Manchester United (MU) Erik ten Hag mengatakan timnya seharusnya minimal mendapatkan satu poin dalam laga Derbi Manchester melawan Manchester City yang akhirnya berakhir dengan kekalahan 1-3 di Stadion Etihad, Minggu.

Hal ini dikatakan Ten Hag karena timnya memainkan permainan yang solid, terutama di babak pertama ketika mendapatkan beberapa kesempatan serangan balik, termasuk satu yang berbuah gol melalui Marcus Rashford pada menit ke-8.

Namun, keunggulan satu gol MU tak dapat dijaga dengan baik setelah memasuki babak kedua, City mengamuk dengan mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan melalui brace Phil Foden (56’, 80’) dan sepasang gol Erling Haaland (90+1’).

“Saya pikir (itu adalah) penampilan bagus dari pihak kami. Kami unggul 1-0 dan bermain sesuai rencana. Kami juga memiliki momen setelahnya, untuk melakukan yang kedua. Saya pikir kami bertahan dengan sangat baik,” kata Ten Hag setelah laga, melansir dari laman resmi klub, Senin.

“Tapi kemudian ada dua momen yang menentukan di mana kami hampir membuat terobosan dan kami kebobolan gol pertama dan juga gol kedua setelah momen yang menentukan, ketika Garnacho berhasil melakukan serangan balik. Jadi ya, maka Anda kecewa. Kami harus menerimanya, tapi itulah kenyataannya,” lanjutnya.

“Tapi tetap saja, saya pikir kami memiliki peluang untuk setidaknya mendapatkan satu poin, tetapi kemenangan juga mungkin terjadi,” tambahnya.

Kekalahan melawan sang tetangga merupakan kekalahan kedua beruntun The Reds Devils di liga setelah yang pertama ditaklukkan Fulham dengan skor 1-2 di Old Trafford pekan lalu.

Kini, Setan Merah menduduki posisi keenam klasemen sementara dengan 44 poin, terpaut 11 poin dari Aston Villa yang ada di posisi keempat dengan 55 poin.

Disinggung apakah dapat finis di posisi empat besar dengan 11 laga sisa di liga, pelatih asal Belanda tersebut mengatakan akan berusaha memenangkan pertandingan demi pertandingan di liga.

Ia juga akan berusaha memenangkan Piala FA musim ini dan juga berusaha semaksimal mungkin untuk mengantarkan timnya setidaknya finis di posisi kelima untuk mendapatkan jalur alternatif lolos ke Liga Champions musim depan apabila nantinya gagal finis di empat besar.

“Kami mengejar ketertinggalan dari bulan Januari dan Anda memiliki pertanyaan yang sama dan kami memiliki pertanyaan yang sama. Ini bisa menjadi perubahan haluan yang cepat dan kami akan melaju ke final lainnya dan mencoba mendekati mereka,” katanya.

“Ini bisa menjadi keuntungan jika peringkat kelima juga bisa menjadi tempat Liga Champions. Jadi kami harus berusaha dan memenangkan pertandingan kami,” lanjutnya.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2024