Bengkulu (Antara) - Pemudik mengeluhkan kondisi jalur lintas barat pulau Sumatera yakni jalur yang berada di Provinsi Bengkulu yang masih mengalami kerusakan, sehingga tidak nyaman dilewati.

Salah seorang pemudik, Solehin di Bengkulu, Kamis, mengatakan, dirinya merasa terganggu oleh karena jalur lintas masih belum rampung diperbaiki hingga memasuki arus mudik Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah.

"Rusaknya itu cukup panjang dan terasa sangat mengganggu saat mengendarai mobil, wilayah kerusakan di jalinbar di Kabupaten Bengkulu Utara serta Bengkulu Tengah," kata dia.

Jalan nasional pada dua kabupaten itu sejatinya sedang dalam tahap perbaikan dan pelebaran, sebagian sudah mendapatkan pengaspalan ulang namun sejumlah ruas malah nasih dalam tahap tambal sulam.

"Kondisi ini sudah sejak awal 2015, sudah dua kali lebaran, sebagian tambal sulam, malahan ada yang baru dikeruk," kata dia lagi.

Kondisi jalan seperti itu, berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan karena kendaraan yang dikemudikan tidak memiliki keseimbangan yang baik, katanya.

 "Apalagi kalau ada pengendara yang ugal-ugalan, ini sangat membahayakan keselamatan, saya harus berhati-hati berkendara demi keselamatan keluarga yang dibawa," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar, mengajak pemudik baik dari dan ke Bengkulu maupun yang melewati Provinsi Bengkulu untuk memanfaatkan pos mudik lebaran untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan kembali perjalanan menuju kampung halaman.

"Beristirahatlah untuk mengembalikan stamina dan konsentrasi, ingat kita pulang untuk berkumpul bahagia bukan duka," ujarnya.***3***

Pewarta: Boyke LW

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016