Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Penyanyi senior sekaligus legenda musik Tanah Air, Hj. Sudarwati atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Titiek Puspa, meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025) di usia 87 tahun.

Informasi kepergian sosok inspiratif ini dikonfirmasi oleh sang manajer, Mia, kepada awak media. Titiek Puspa menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.25 WIB di RS Medistra, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif dalam beberapa waktu terakhir.

Perjalanan kariernya dimulai sejak mengikuti ajang Bintang Radio di Semarang, dan sejak saat itu, namanya terus bersinar sebagai seniman serba bisa penyanyi, pencipta lagu, hingga aktris yang menginspirasi banyak generasi.

Salah satu yang paling merasakan kehilangan atas kepergian sang maestro adalah pedangdut kenamaan, Inul Daratista. 

Lewat akun Instagram pribadinya, Inul menulis pesan menyentuh untuk mengenang sosok yang ia panggil dengan sebutan “eyang”. Dalam unggahan tersebut, Inul mengungkapkan betapa dekatnya hubungan mereka selama 23 tahun terakhir.

Baca juga: Warga padati lokasi pemakaman jenazah Titiek Puspa
Baca juga: Wapres Gibran sampaikan duka cita atas wafatnya Titiek Puspa

“Innalillahi wa’inna ilaihi rojiun… Selamat jalan eyang,” tulis Inul dalam unggahan yang juga memperlihatkan foto kenangan bersama Titiek Puspa.

Inul menceritakan bahwa dirinya merasa sangat bersyukur karena sempat mendampingi Titiek Puspa hingga detik-detik terakhir hidupnya. Sejak awal masuk rumah sakit hingga sang eyang mengembuskan napas terakhir, Inul terus setia berada di sampingnya.


Ia bahkan diizinkan masuk ke ruang ICU meski akses sangat terbatas.

“Aku diam meski byk yg tanya eyang... terima kasih buat tante petty dan tante Ella yg dr awal sdh izinkan aku selalu hadir di ICU meski yg lain tdk semua boleh masuk. aku bisa pegang eyang di akhir hidupnya. menciumnya menunggui nya ... aku Ikhlas,” tulis Inul dengan penuh emosi.

Dalam cerita panjangnya, Inul juga mengenang betapa menyenangkannya momen-momen berbincang lewat telepon dengan Titiek Puspa. Mereka bisa mengobrol berjam-jam, bercanda, dan tertawa seolah dunia milik berdua. 

Inul bahkan menyebut kecantikan eyangnya yang luar biasa, meski sudah lanjut usia, tanpa satu pun goresan keriput, seolah wajahnya terbuat dari plastik yang halus dan bersih.

“Aku puas lihat eyang utk yg terakhir kalinya. untung inul ga ada show di luar kota jd tiap hari bisa nungguin eyang,” tambahnya.

Baca juga: Suasana haru di rumah duka Titiek Puspa dipenuhi keluarga dan musisi
Baca juga: PARFI dan artis sampaikan belasungkawa atas meninggalnya Titiek Puspa

Meski Inul sempat berharap ada keajaiban dan kesembuhan untuk sang eyang, takdir berkata lain. Ia pun mengungkap bahwa dirinya sengaja diam dan tidak mengabarkan ke publik karena masih menyimpan harapan.

“Hari2 galau ... ga mau jauh2 drmu takut di tipu tiba2 oergi dan ternyata pergi beneran.,” ungkapnya penuh haru.


Titiek Puspa dimakamkan pada Jumat (11/4/2025) di pemakaman Tanah Kusir, Jakarta, setelah disemayamkan dan disholatkan terlebih dahulu. 

Dalam penutup unggahannya, Inul menyampaikan doa dan ucapan terima kasih atas kasih sayang dan inspirasi yang telah diberikan sang eyang selama puluhan tahun.

“Eyang sdh ga sakit lagi... bahagia di syurga g" aku akan selalu selipkan doa buatmu eyang titiek puspaku byk kisah dan cerita tak cukup utk ditulis. 23thn mengenal eyang , matur suwon ya eyang sayang, sayangnya inul,” tutupnya.

Baca juga: Penyanyi senior Titiek Puspa meninggal dunia di usia 87 tahun
Baca juga: Menantu pastikan Titiek Puspa masih dirawat intensif, bukan meninggal
 

SBY kenang Titiek Puspa sebagai pahlawan kebudayaan

 

 

Pewarta: Vonza Nabilla Suryawan

Editor : Anom Prihantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025