Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memperingatkan warga dalam 15 kecamatan di daerah itu untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

"Warga Rejang Lebong kita minta untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak sepekan belakangan. Cuacanya tak menentu dan tidak bisa ditebak, kadang panas dan tidak lama turun hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang," kata Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong M Budianto saat dihubungi di Rejang Lebong, Jumat.

Dia menjelaskan, dampak cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong ini telah menyebabkan beberapa kejadian di antaranya pada 15 Maret 2026 kemarin terjadi hujan deras disertai angin kencang, sehingga menyebabkan pohon berukuran besar di kawasan Pasar Atas Curup roboh dan menimpa dua unit kendaraan roda empat.

Pada kejadian itu, kata dia, kendati tidak memakan korban namun telah menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Karena dua unit kendaraan milik warga ini mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kejadian lainnya, tambah dia, ialah pada tanggal 18 Maret berupa jalan amblas yang terjadi di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah. Kejadian ini merupakan akibat hujan deras yang terjadi di wilayah itu sehingga jalan kabupaten amblas sepanjang lebih dari 10 meter.

"Di lokasi ini sudah dipasang rambu-rambu peringatan dan juga penanda agar warga yang lewat di tempat itu tidak terjebak di jalan yang amblas tersebut," terangnya.

Menurut dia, peringatan potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem itu sendiri sudah disampaikan pihaknya kepada masing-masing kecamatan, dan warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan diri, karena potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor, angin puting beliung bisa kapan saja terjadi.

Selain itu dia juga mengimbau kepada warga dan pemudik yang lewat di wilayah Kabupaten Rejang Lebong agar mewaspadai sejumlah titik rawan bencana alam berupa tanah longsor terutama di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

"Untuk di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau ini ada beberapa titik rawan longsor di antaranya di wilayah Kecamatan Binduriang, Padang Ulak Tanding dan wilayah Kecamatan Sindang Kelingi," tegas Budianto.



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026