Seorang anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi (Brigpol) bernama Muhammad Ridha (28) yang bertugas sebagai Intelkam Polrestabes Makassar menghibur anak-anak penderita kanker dan panti asuhan dengan berpakaian kostum badut di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Tantangan terbesar di awal banyak yang meragukan saya sebagai polisi, karena memakai kostum badut. Tapi, setelah melihat penampilan di media sosial, barulah percaya," tuturnya disela aksinya di Rumah Singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Perintis Kemerdekaan Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.
Ia menjelaskan, menjadi badut bukan di momen ini saja, tetapi sudah sekian tahun menjalankan profesi tersebut sebagai badut untuk menghibur orang-orang terutama anak-anak.
Aksi sulap yang dilakukan pada dua lokasi berbeda itu baik di Rumah Singgah Kasih Anak Kanker maupun Panti Asuhan Assalam tersebut sebagai bagian dari menghibur anak-anak yang berjuang hidup.
Belasan anak penderita leukemia di rumah singgah tersebut terlihat ceria dan tertawa lepas karena terhibur saat ia menunjukkan trik-trik sulapnya serta membagikan hadiah. Hiburan ini memberikan semangat bagi anak-anak di momen hari kemerdekaan.
Sedangkan di Panti Asuhan Assalam Jalan Aroepala, Ridha juga menghibur anak yatim dengan berbagai trik sulapnya, bahkan mengikatkan bendera merah putih di kepala anak-anak sekaligus memberi bendera kecil merah putih.
"Tema kali ini sosial, mengunjungi yayasan kanker dan panti asuhan. Bagi saya, tugas polisi dan badut sama, yaitu memberikan pelayanan dan hiburan bagi masyarakat," ucapnya menambahkan.
Ketua Cabang Makassar Yayasan Kanker Indonesia Indonesia Nurul Hijriati menuturkan, di rumah singgah ini ada 15 pasien kanker, namun totalnya lebih dari 100 pasien yang masih berobat.
"Hiburan seperti ini sangat membantu, karena mereka jauh dari kampung halaman dan keluarga. Dukungan masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka," tuturnya.
Secara terpisah, pengurus Panti Asuhan Assalam Norma mengatakan sangat senang diberikan hiburan langsung oleh badut. Apalagi pemerannya adalah seorang polisi.
"Kami sangat senang, baru pertama kali ada badut hadir menghibur anak-anak. Harapan kami, semoga anak-anak bisa berhasil dan menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara," paparnya.
Editor : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2025