Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menyebut sebanyak 500 orang lanjut usia (lansia) mengikuti Program Sekolah Lansia pada tahun 2026 di wilayah tersebut.

‎‎Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Jumat, menerangkan Program Sekolah Lansia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi tempat pembelajaran dan pemberdayaan bagi para lansia.

"Melalui Sekolah Lansia ini kami ingin membentuk lansia yang tangguh secara fisik, mental, dan sosial. Mereka harus tetap produktif, sehat, serta memiliki semangat dalam menjalani kehidupan di usia senja," ujar Dedy.‎

Sebanyak 500 lansia yang mengikuti program tersebut berada pada sembilan kecamatan di Kota Bengkulu, seperti Kecamatan Gading Cempaka, Kecamatan Kampung Melayu, Kecamatan Muara Bangkahulu.

Kemudian Kecamatan Ratu Agung, Kecamatan Ratu Samban, Kecamatan Singaran Pati, Kecamatan Selebar, Kecamatan Sungai Serut, dan Kecamatan Teluk Segara.

Ia mengatakan 500 lansia tersebut akan mengikuti program sekolah selama satu tahun ke depan dengan total 12 kali pertemuan, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para peserta.‎

‎Program Sekolah Lansia merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas penduduk, termasuk lanjut usia, melalui pembangunan keluarga yang sehat, sejahtera, dan tangguh.

Oleh karena itu Pemkot Bengkulu terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang berpihak pada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia, sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta: Anggi Mayasari

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026