Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada kelompok rentan yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (3B) tetap berjalan selama masa libur Lebaran 2026

“Untuk (MBG) ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap berjalan meskipun sekolah libur,” kata Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sonny Sonjaya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Senin.

Sonny mengatakan penyaluran MBG bagi siswa sekolah tidak dilakukan pada 18–24 Maret 2026. Namun setelah masa libur Lebaran berakhir, pelaksanaan program tersebut akan kembali berjalan normal.
 

Baca juga: BGN luruskan narasi, program Makan Bergizi Gratis dirancang penuhi sepertiga gizi harian
 

“Penyaluran kepada siswa kembali normal setelah Lebaran,” kata dia.

Terkait adanya kemungkinan keluhan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG, pihaknya mempersilakan masyarakat menyampaikan kritik secara langsung kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sonny juga telah memerintahkan kepada mitra SPPG untuk mengunggah menu makan MBG lewat media sosial sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat.

Baca juga: BGN tegaskan siswa MIN 2 Bengkulu Utara meninggal bukan karena MBG

Ia mengatakan informasi yang diunggah tidak hanya berupa menu makanan, tetapi juga mencakup kandungan gizi serta biaya penyediaan makanan dalam Program MBG.

“BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” kata Sonny.

Menurut dia, langkah tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program.

“Kalau tujuannya untuk memperbaiki silakan datangi SPPG-nya minta lakukan perbaikan. Tapi kalau tujuannya viralkan itu, ya bergantung kepada niatnya masing-masing. Kami tidak bisa melarang,” katanya.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026