Jenazah Simson Mulia, karyawan CV Mpeigelah, yang menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan bekas tambang terbuka Grasberg Tembagapura, Mimika, Papua Tengah pada Kamis pagi telah diterbangkan ke Jakarta untuk dikebumikan di kampung halamannya di Bandung, Jawab Barat.

Kapolsek Tembagapura AKP Firman yang dihubungi dari Timika, Kamis, mengatakan jenazah almarhum Simson diangkut dengan pesawat Airfast dari Timika menuju Jakarta dengan dikawal oleh anggota Reskrim Polsek Tembagapura dan personel investigasi PT Freeport Indonesia.

"Korban akan dikebumikan di kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat," kata Firman.

Baca juga: Satgas Damai Cartenz tangkap Meno Heluka, anggota KKB penembak prajurit TNI

Simson meninggal dunia pada Rabu (11/3/2026) pagi akibat ditembak oleh OTK saat sedang dalam perjalanan menggunakan kendaraan operasional jenis Light Vehicle (LV) bernomor lambung 4446.

Pria berusia 48 tahun itu dilaporkan terkena peluru tajam pada bagian telinga kanan hingga tembus ke telinga kiri.

Terkait kejadian itu, aparat kepolisian terdiri atas Satgas Amole, Polres Mimika dan Polsek Tembagapura telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di bekas tambang Grasberg pada Kamis pagi.

"Tadi pagi sudah dilakukan olah TKP dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Mimika. Kami masih menunggu hasil olah TKP untuk mengetahui secara jelas kejadian penembakan itu," kata Kapolsek Tembagapura.

Baca juga: Jenazah pilot korban penembakan KKB diterbangkan ke Jakarta

Kapolsek belum bisa memastikan pelaku penembakan tersebut berasal dari kelompok mana.

Namun berdasarkan fakta yang ada selama ini, katanya, kawasan tambang terbuka Grasberg sering menjadi tempat perlintasan tidak hanya oleh warga dari Intan Jaya maupun Ilaga ke kampung-kampung di sekitar Tembagapura, tetapi juga oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Di situ memang tempat perlintasan mereka kalau dari Intan Jaya atau Ilaga. Begitu juga kalau pulang, mereka biasanya lewat di situ. Bahkan karyawan sering melihat masyarakat melintas di situ," jelasnya.

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek Tembagapura meyakini manajemen PT Freeport akan meminta penebalan pasukan untuk memberikan jaminan rasa aman bagi karyawan yang bekerja di area bekas tambang terbuka Grasberg maupun tambang bawah tanah yang berada tak jauh dari lokasi itu.

Sebelumnya, manajemen PT Freeport menyampaikan ucapan duka cita atas insiden tertembaknya almarhum Simson Mulia.

Baca juga: Aparat gabungan TNI-Polri berhasil evakuasi jenazah pilot Smart Air ke Timika

"Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan seorang rekan kerja bernama Simson Mulia, yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati dalam keterangannya pada Rabu (11/3/2026).

Manajemen Freeport mengaku terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah untuk mengusut tuntas kasus tersebut sekaligus memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh karyawan

"Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami," kata Katri.

Pewarta: Evarianus Supar/Marsel Nara

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026