Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengintensifkan proses pengejaran terhadap pelaku penembakan anggota Polri yang gugur, Bripka (Anumerta) Arya Supena.
"Hingga hari kelima usai kejadian, tim khusus bentukan Polda Lampung terus bekerja melakukan penyelidikan dan pendalaman di lapangan guna mengejar pelaku," Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan, penyidik telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan petunjuk yang mengarah pada identitas para pelaku penembakan anggota Polri saat bertugas.
“Tim khusus masih terus melakukan pengejaran. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, penyelidikan mengarah pada beberapa petunjuk yang sedang didalami,” kata dia.
Dalam rangka mempersempit ruang gerak pelaku, lanjut dia, jajaran kepolisian juga melakukan penyekatan di sejumlah titik wilayah hukum Polda Lampung sebagai upaya antisipasi agar pelaku tidak melarikan diri keluar daerah.
“Seluruh jajaran Polres dan Polsek turut membantu proses pengejaran dan pengamanan wilayah,” katanya.
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, termasuk terkait video viral yang beredar di media sosial dan dikaitkan dengan proses penangkapan pelaku.
"Kami harap masyarakat tidak begitu saja percaya dengan video yang beredar di media sosial tanpa proses verifikasi," kata dia.
Kapolda Polda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, proses penyidikan masih berlangsung dan pihaknya akan menyampaikan informasi resmi setelah seluruh data dan fakta lapangan dipastikan valid.
“Proses pengejaran masih berlangsung. Nanti akan kami sampaikan secara resmi setelah seluruh informasi terkonfirmasi,” kata dia.
Terkait informasi mengenai keberadaan senjata api milik korban, Kapolda menyebut hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.
"Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, kepolisian juga terus melakukan proses pembuktian perkara melalui metode scientific crime investigation dengan melibatkan tim forensik guna mendukung pengungkapan kasus secara menyeluruh," kata dia.
Sebagai informasi, Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur saat menjalankan tugas setelah diduga ditembak oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Labuhan Ratu, Bandarlampung. Peristiwa tersebut saat ini masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian.
Editor : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026