Satu calon haji asal Kota Bengkulu dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) di Makkah saat seluruh jamaah calon haji bersiap menghadapi puncak ibadah haji.

"Jamaah yang dirawat di RSAS ini atas nama Umi Kasmini usia 63 tahun asal Kota Bengkulu, dirawat di Saudi German Hospital Makkah," kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani di Bengkulu, Senin.

Berdasarkan laporan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), kata dia, total calon haji Provinsi Bengkulu yang telah berada di Arab Saudi mencapai 1.344 orang.

Jamaah calon haji saat ini berada di Makkah dan seluruh jamaah Bengkulu dari Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 telah menyelesaikan ibadah umrah wajib.

Sementara itu, total jumlah calon haji Bengkulu yang pernah dirujuk ke RSAS mencapai 19 orang, sedangkan rujukan ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tercatat delapan orang.

Dia mengatakan tenaga kesehatan haji kloter (TKHK) terus melakukan pemantauan kesehatan jamaah selama 24 jam menjelang puncak ibadah haji di Armuzna yang dimulai pada 25 Mei 2026.

Selain pelayanan kesehatan, TKHK juga mulai melakukan ground check fase dua atau pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh jamaah tanpa terkecuali guna memastikan kondisi mereka tetap prima menghadapi rangkaian puncak ibadah haji.

Dia menyebutkan edukasi kesehatan juga terus diberikan kepada jamaah, seperti anjuran minum oralit satu bungkus per hari, mengonsumsi air putih 200 cc setiap jam, serta menggunakan alat pelindung diri saat keluar hotel.

Berdasarkan laporan kesehatan harian, pelayanan kesehatan di kloter pada Senin mencapai 58 layanan dengan akumulasi 2.061 layanan kesehatan.

Diagnosis penyakit terbanyak yang dialami jamaah yakni infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, faringitis, dan vertigo.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu juga mencatat calon haji Bengkulu yang meninggal dunia di Arab Saudi hingga saat ini sebanyak satu orang.

Pewarta: Boyke Ledy Watra

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026