London (Antaranews Bengkulu) - Manajer Arsenal Arsene Wenger akan mengundurkan diri pada akhir musim setelah mengarsiteki klub itu selama 22 tahun, yang membuat dirinya menjadi manajer tersukses sepanjang sejarah klub London utara tersebut.

Pria 68 tahun itu telah melatih klub London Utara sejak Oktober 1996 dan, dengan 1.228 pertandingan di bawah asuhannya, sejauh ini merupakan manajer dengan masa kerja terpanjang di sepak bola Inggris.

"Setelah mempertimbangkan dengan seksama dan menyusul diskusi-diskusi dengan klub, saya merasa inilah saat yang tepat bagi saya untuk mengundurkan diri pada akhir musim," kata pria Prancis itu melalui pernyataan yang dirilis "The Gunners" pada Jumat.

Wenger meneken perpanjangan kontrak selama dua tahun pada 2017 dan pernah mengatakan bahwa ia berencana untuk menyelesaikannya.

Bagaimanapun, ia menghadapi badai kritik untuk kegagalan klub dalam bersaing menjadi juara dalam beberapa musim terakhir, di mana sejumlah penggemar meminta dia untuk diganti.

The Gunners menghuni peringkat keenam di klasemen liga, tertinggal 14 poin dari tim peringkat keempat yang merupakan rival berat di London utara Tottenham Hotspur dengan lima pertandingan tersisa.

Bagaimanapun, mereka juga mencapai semifinal Liga Europa, yang mewakili rute paling realistis mereka untuk tampil di Liga Champions musim depan.

"Saya berterima kasih karena bisa mendapat keistimewaan untuk melayani klub untuk tahun-tahun yang layak dikenang. Saya menangani klub dengan komitmen dan integritas penuh," kata Wenger, yang meminta para penggemar tetap mendukung tim dan mengakhiri musim dengan hasil bagus.

Klub mengatakan penggantinya akan ditunjuk sesegera mungkin di mana Thomas Tuchel, yang menganggur sejak meninggalkan Borussia Dortmund hampir setahun silam, diyakini oleh banyak pihak sebagai sosok favorit untuk menduduki kursi panas tersebut.

    
Hari yang sulit
Pemilik saham mayoritas Arsenal Stan Kroenke mengatakan ini merupakan "salah satu hari tersulit yang pernah kami hadapi dalam semua tahun kami di olahraga."

"Salah satu alasan utama kami terlibat dengan Arsenal karena apa yang dibawa Arsene ke klub di dalam dan di luar lapangan," ucapnya.

"Masa bakti yang panjang dan konsistensinya atas periode tertentu di permainan level tertinggi tidak akan pernah dapat disamai."

Wenger memenangi tiga gelar Liga Inggris, termasuk pada 2003/2004 ketika "The Invincibles" tidak terkalahkan sepanjang musim, dan tujuh Piala FA. Ia membawa Arsenal ke Liga Champions untuk 20 tahun secara berturut-turut.

Mereka sukses "mengawinkan" gelar liga dan Piala FA pada 1998 dan 2002.

"Situasi pribadi saya tidak begitu membuat saya cemas saat ini," ucapnya kepada para pewarta pada Kamis saat ditanyai mengenai masa depannya.

"Kecemasan saya adalah untuk mentransformasi musim dengan begitu banyak kekecewaan pada pertandingan tandang menuju kesuksesan, dan itulah yang penting bagi saya."

Berita mengenai keputusannya segera memicu penghormatan dan reaksi dari dunia sepak bola.

"Ia berada di atas Herbert Chapman dan semua orang yang telah memenangi trofi," kata mantan kiper Bob Wilson kepada BBC, menambahi bahwa ia terkejut dengan berita ini.

"Arsene bukan hanya manajer terhebat sepanjang sejarah Arsenal, ia memiliki kepribadian yang mengubah wajah permainan di negara ini."

Manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan ia menghormati keputusan itu, "Ia merupakan pengaruh di sepak bola. Memiliki karier fantastis. Kepribadian luar biasa," kata pria Jerman itu kepada para pewarta.

"Ia telah berada di sana untuk begitu lama, 22 tahun adalah waktu yang lama. Mungkin pada beberapa bulan terakhir tidak semua orang senang hasil ini atau itu... Ia merupakan sosok dominan pada pertengahan 1990-an, 2000-an."

Mantan kiper Arsenal David Seaman mengatakan ini merupakan hari yang menyedihkan untuk klub.

"Dapatkah kita memberi dia perpisahan/penghormatan yang layak ia terima," cuitnya melalui Twitter.

Pewarta: -

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2018