Mukomuko (Antaranews Bengkulu) - Badan Narkotika Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan anggaran sebesar Rp500 juta untuk melakukan tes urine terhadap warga dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat yang dicurigai memakai narkoba.

"Kami mengusulkan anggaran sebanyak itu untuk melakukan tes urine terhadap lebih banyak warga dan ASN yang dicurigai memakai narkoba," kata Ketua BNK Mukomuko Haidir di Mukomuko, Minggu.

Haidir yang juga Wakil Bupati Mukomuko itu menilai anggaran untuk tes urine terhadap ASN pada tahun ini terbatas dan hanya untuk kalangan ASN saja.

Menurutnya, sebaiknya tes urine tersebut tidak hanya untuk kalangan tertentu saja, tetapi juga terhadap warga yang dicurigai memakai narkoba.

Untuk itu, ia mengatakan, BNK mengusulkan anggaran sebesar itu untuk melakukan tes urine terhadap tidak saja ASN tetapi juga warga yang dicurigai memakai narkoba.

Ia yakin, anggaran sebesar ratusan juta rupiah untuk melakukan tes urine terhadap ASN dan warga setempat yang dicurigai memakai narkoba cukup.

Menurutnya, bagi pemerintah daerah setempat anggaran sebesar itu tidak besar karena anggaran itu bertujuan untuk membangun manusia di daerah itu menjadi lebih baik, bebas dari narkoba.

Menurutnya, pemerintah daerah setempat mulai dari sekarang akan berusaha membangun manusianya agar menjadi lebih baik dan bebas dari narkoba.

Pewarta: Ferri Arianto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2018