Sejumlah pelajar dari wilayah perbatasan Sulawesi Utara (Sulut) merasa bangga terpilih menjadi peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang merupakan program Badan Usaha Milik Negara Hadir Untuk Negeri (BHUN).

Renatry Kantor pelajar SMA Negeri 1 Kabupaten Kepulauan Sitaro, di Manado, Selasa, mengatakan merasa senang dan bangga menjadi salah satu perwakilan pelajar Sulut yang mengikuti SMN di Jawa Tengah.

"Banyak hal yang diperoleh dengan mengikuti kegiatan ini, seperti mendapatkan pengetahuan tentang nusantara, pengalaman baru serta teman baru," katanya.

Ia menambahkan saat di Jawa Tengah nanti akan mengenalkan tentang Sulut kepada masyarakat di sana.

Ditha Agu pelajar SMA Negeri 1 Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud mengatakan merasa senang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti SMN yang dilaksanakan BUMN.

"Melalui kegiatan ini, saya dari Pulau Paling Utara Indonesia, bisa melihat budaya baru di daerah lain," katanya.

Deby Latungamu pelajar SMA Negeri 1 Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan tidak pernah terbayangkan untuk bisa ke Jawa Tengah sebagai peserta SMN dari Sulut.

"Saya tidak pernah terbayang sebelumnya," katanya.

Ia mengatakan untuk itu kesempatan ini akan digunakan sebaik-baiknya dalam mengenalkan Sulut kepada masyarakat Jawa Tengah.

"Selain itu juga di sana bisa melihat dan mempelajari budaya masyarakat Jawa Tengah," katanya.

PIC dari Program SMN 2019 di Provinsi Sulut yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), sementara Co-PIC yakni PT Nindya Karya (Persero) (Nindya), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) dan Perum Damri.

SMN 2019 ini diikuti oleh 23 siswa yang berasal dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, dan akan berangkat ke Jawa Tengah .
 

Pewarta: Jorie MR Darondo

Editor : Helti Marini S


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2019