Mukomuko (Antara) - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengizinkan kendaraan bertonase lebih melewati jalan lintas Sumatera daerah itu, karena tidak ada jalan nasional lain yang dapat dilewati.

"Hanya itu satu satunya jalan nasional yang bisa dilewati jadi tidak mungkin kita larang," kata Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Aman Setiawan , di Mukomuko, Minggu.

Aman Setiawan mengatakan terkait keputusan bersama dalam hasil rapat koordinasi dalam rangka operasi ketupat nala di daerah itu, bahwa dalam rapat itu tidak ada keputusan yang melarang kendaraan bertonase lebih melintas di daerah tersebut.

"Kita masih memperbolehkan kendaraan itu lewat Mukomuko tinggal lagi pengaturan lalu lintas dari aparat agar kendaraan itu tidak mengganggu arus lalu lintas," katanya.

Ia menambahkan, aparat dari kepolisian setempat dan petugas jalan raya (PJR) instansi itu akan bekerja sama mengatur kendaraan yang melintas selama mudik dan balik lebaran.

Agar, lanjutnya, tidak terjadi kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di daerah itu.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko AKBP Wisnu Widarto menyampaikan hal yang sama bahwa tidak ada larangan kendaraan bertonase lebih melintas di Jalinsum di daerah itu.

Ia menegaskan, pihaknya memperbolehkan kendaraan bertonase lebih yang melintas di daerah itu dengan pertimbangan selain jalan yang dilewati hanya satu di daerah itu, alasan lain kendaraan bertonase lebih itu jarang yang melintas saat lebaran Idul Fitri.

"Kita sudah pertimbangkan itu karena perusahaan perkebunan libur selama lebaran sehingga aktivitas mobil dum truk saat itu juga libur termasuk mobil yang membawa muatan minyak mentah sawit," ujarnya lagi.

Meskipun ada mobil mobil bertonse lebih yang lewat, lanjutnya, kemungkinan jumlahnya tidak banyak sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas selama mudik dan balik lebaran di daerah itu.


: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026