Kehadiran uang tersebut menjadi titik balik dalam kehidupan pasangan muda itu. Di satu sisi, uang tersebut bisa menjadi jalan keluar dari keterpurukan ekonomi. Namun di sisi lain, membawa konsekuensi moral dan ancaman yang tak mereka duga.
Film ini digarap dengan sentuhan khas Teddy Soeriaatmadja, sutradara yang dikenal lewat karya-karya emosional seperti Something in the Way dan About a Woman.
Dopamin disebut sebagai “survival romantic drama” yang menggabungkan unsur cinta, moralitas, dan ketegangan psikologis dalam satu narasi intens.
Baca juga: Komedi getir "No Other Choice", dipecat berujung hilang akal sehat
Baca juga: Aksi menentang genosida Israel warnai festival film di Spanyol
Dopamin akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 November 2025, dan akan lebih dulu diputar sebagai film penutup di ajang Jakarta Film Festival 2025 pada Minggu, 26 Oktober mendatang.
Film ini juga menampilkan deretan aktor pendukung ternama seperti Teuku Rifnu Wikana, Totos Rasiti, Andri Mashadi, Nagara Pakusadewo, dan Kiki Narendra. Dengan tagline “Cara Bahagia di Dunia yang Semakin Gila”, Dopamin menjanjikan pengalaman sinematik yang menggugah emosi sekaligus menantang logika penonton.
