Menurut sang manajer, Simon Battistella, Andrea Dovizioso dalam keadaan bugar dan siap jika diminta Repsol Honda menggantikan Marc Marquez yang masih memulihkan diri dari cedera untuk musim MotoGP tahun ini.

Di saat belum ada kepastian kapan sang pebalap Spanyol kembali fit ketika MotoGP akan kembali bergulir, rumor kian santer beredar soal Dovizioso sebagai pebalap pengganti juara dunia delapan kali itu.

Battistella ketika berbicara kepada Sky Sports, seperti dilansir laman resmi MotoGP, Selasa, mengungkapkan Dovizioso siap terbang ke Doha jika HRC memanggil.

Sang pebalap Italia saat ini terus berlatih, layaknya menyiapkan diri untuk pramusim, meski tidak mengantongi kontrak membalap selepas meninggalkan Ducati tahun lalu.

Battistella yakin perpaduan antara Dovi dan Repsol Honda akan membuat para fan penasaran. Meski demikian Battistella menegaskan belum ada pembicaran dengan HRC.

"Tapi jika (panggilan itu) datang, Andrea sangat siap. Dia sedang berlatih dengan motocross di tingkat amatir, tapi dia melakukannya dengan sangat intens seperti layaknya pramusim MotoGP," kata dia.

"Kami akan bekerja tahun ini untuk sepenuhnya kembali pada 2022.

"Sedangkan untuk Honda, tentunya, pertama kami ingin mengatakan bahwa Andrea an saya sangat prihatin dengan apa yang terjadi dengan Marc, jelas bahwa mereka sedang mengevaluasi tepatnya kapan sang pebalap bisa kembali.

"Menurut saya, mereka tidak ingin membuat kesalahan di situasi yang sangat rentan ini. Bulan depan akan krusial untuk keputusan mereka.

"Di sisi kami, kami telah menolak semua proposal untuk menjadi test rider agar bebas bisa melakukan apa saja, tapi juga, kami siap untuk kembali ke grid."

Kesempatan pertama yang memungkinkan bagi Dovi untuk menunggangi motor Honda RC213V adalah di sesi tes pramusim di Qatar pada maret.

"Kita bicara soal motor juara dan pebalap yang selalu tampil kuat di Qatar. Kombinasi itu tentunya akan membuat para fan penasaran."

Meskipun demikian, Battistella tidak sedang menunggu panggilan dari bos tim Repsol Honda Alberto Puig.

Peraturan di MotoGP melarang tim menurunkan tiga motor dalam balapan, yang berarti ketika Marquez pulih sepenuhnya dan siap kembali, maka tugas Dovi dengan Honda akan berakhir.

"Jujur, saya tidak ingin Honda membiarkan Dovi memulai kejuaraan dunia dan kemudian berhenti di tengah jalan atau hingga akhir musim... menambah motor ketiga ketika Marquez kembali itu saya rasa tidak mungkin.

Sementara kepala kru Marquez, Santi Hernandez, lebih senang Honda menugasi kembali test rider HRC Stefan Bradl jika Marquez belum pulih musim ini.
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2021