Bandung (Antara Bengkulu) - Prof Mochamad Ashari yang terpilih menjadi Rektor Telkom University periode 2013-2017 akan mewujudkan  lembaga pendidikan yang dipimpinnya menjadi universitas berkelas dunia (Wordl Class University) pada tahun 2017.

"Diberikan amanat sebagai rektor, salah satu tugas yang paling utama tentu saja adalah menjadikan Telkom University menjadi world class university pada tahun 2017," kata Mochamad Ashari, dalam siaran persnya, Jumat.

Ia juga berjanji akan menciptakan mahakarya pendidikan bagi Indonesia, seperti halnya PT Telkom yang saat ini memiliki sejumlah masterpiece di dalam dan luar negeri.

"Terlebih ada banyak parameter terkair mahakarya  Telkom University, sepertih alnya meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan di Indonesia," kata dia.

Menurutnya, Telkom University memiliki banyak keunggulan. Selain memiliki lembaga pendidikan yang telah berdiri lebih dari 20 tahun, kampus ini pun memiliki lahan 49 hektare dengan eksisting 17 ribu mahasiswa dan 1.000 dosen.

Di sisi lain, kata dia, yang paling membedakan dengan kampus sejenis lainnya adalah korelasi erat dengan industri teknologi informasi, dalam hal ini PT Telkom. Karenanya, proses link and match ke industri akan tercipta dengan erat.

"Kami siap memasok konten dan aplikasi yang dibutuhkan dari konsep TIMES (Telecomunication,Information,Media,Edutaiment and Services) milik PT Telkom. Sinergi kampus ini akan menciptakan percepatan dan kesetaraan ilmu yang dibutuhkan masyarakat dan industri," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Johni Girsang menuturkan bahwa keputusan menetapkan Prof Mochamad Ashari terpilih menjadi Rektor Telkom University periode 2013-2017 karena telah ditetapkan langsung pengurus YPT sekaligus induk universitas, setelah mendapat izin Dewan Pembina, Selasa (20/8).

Sebelumnya, Johni mengaku bahwa Telkom University resmi menjadi universitas setelah memperoleh SK Mendikbud No 230/E/0/2013 17 Juli lalu tentang Telkom University dan No. 309/E/0/2013 tanggal 14 Agustus 2013.

Keluarnya SK tersebut, membuat empat perguruan tinggi di bawah YPT lainnya, seperti Institut Teknologi Telkom, Institut Manajemen Telkom, Politeknik Telkom, dan STISI Telkom, segera melebur menjadi satu universitas.

"Kami berharap, dengan SK dan terpilihnya Rektor Telkom University, bisa semakin bermanfaat bagi bangsa dengan penyediaan sumber daya economic knowledge base seperti digariskan pemerintah dalam MP3EI," katanya. (Antara)

Pewarta: Oleh Ajat Sudrajat

Editor : Helti Marini S


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2013