Tenggarong (ANTARA Bengkulu) - Pelaksanaan Pesta Adat, Seni dan Budaya Erau 2012 bakal diwarnai dengan pembuatan kue tradisional dalam bentuk simbol Kabupaten Kutai Kartanegara, "Lembuswana", yang akan dicatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

"Kami akan coba membuat kue tradisional dalam bentuk 'Lembuswana', yang akan kita jajaki untuk masuk rekor Muri," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sri Wahyuni, di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa.

Dikatakannya bahwa kegiatan tersebut selain sebagai usaha melestarikan kue-kue tradisional khas Kutai, juga sekaligus untuk lebih memperkenalkan atau memopulerkan Lembuswana sebagai simbol daerah Kukar.

Menurut dia, pihaknya akan berhubungan dengan pihak Muri mengenai teknis atau apa yang terunik untuk dicatat, sehingga kegiatan tersebut layak masuk rekor Muri, apakah itu berdasarkan banyaknya kue tradisional yang disusun atau jumlah pesertanya, atau dari segi berat, maupun keunikan menyusun kue dalam bentuk simbol daerah.

"Mudah-mudahan nanti baru kita yang pertama mengadakan acara seperti ini, sehingga bisa tercatat di Muri," ujarnya.

Sekedar diketahui bahwa Erau tahun ini akan dijadwalkan pada 1-8 Juli dengan judul "Pelas Benua Etam". Adapun agenda kegiatan Erau 2012 yaitu rangkaian upacara adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, welcome party, upacara pembukaan dan penutupan, makan beseprah (makan bersama), olahraga tradisional, expo atau pameran, dan berbagai pertunjukan seni.

Selain itu Pesata Adat dan BUdaya Erau juga akan dimeriahkan dengan berrbagai lomba seni tradisional, di antaranya lomba Tari Jepen untuk umum, lomba baca tulis Tarsul dan lomba Bemamai (mengomel dalam bahasa kutai).
(T.KR-ADI/A041)

Pewarta:

Editor : AWI-SEO&Digital Ads


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2012