Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung saat ini tengah mempersiapkan pintu masuk Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba Rejang Lebong dari jalur pendakian di wilayah Kabupaten Kepahiang.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari di Rejang Lebong, Sabtu, mengatakan nantinya untuk masuk ke TWA Bukit Kaba selain melalui gerbang utama di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, juga bisa melalui pintu masuk di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahaing.

"Sekarang kita tengah mempersiapkan pembukaan jalur resmi baru masuk ke TWA Bukit Kaba yang berada di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang," kata dia.

Dia menjelaskan, proses pembukaan jalur baru ini masih dalam penyiapan sarana dan prasarana pendukung diantaranya ialah pembangunan gapura pintu masuk yang ada di Desa Air Sempiang, serta penyiapan sumber daya yang akan mengelolanya melalui kerjasama dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa setempat.

Sejauh ini pihaknya, kata dia, belum bisa memastikan kapan jalur baru ini akan dibuka kendati penyiapan sarana prasana pendukung sudah mereka laksanakan, karena masih akan menunggu keputusan dari Ditjen KSDAE.

Menurut dia, keberadaan jalur baru masuk ke lokasi wisata alam vulkanologi dari Desa Air Sempiang itu sendiri sudah ada sejak lama tetapi belum dibuka secara resmi oleh TWA Bukit Kaba. Warga yang masuk dari jalur ini bisa dinikmati pemandangan kawah bukit hitam dan Air Terjun Bidadari.

Jika nantinya jalur ini sudah diresmikan kata Said Jauhari, maka akan memberikan pemasukan bagi negara dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) seperti hal yang telah dipungut di pintu masuk utama yang ada di Desa Sumber Urip Rejang Lebong.

"Pengelolaannya akan nanti akan dilakukan melalui kerjasama dengan Pokdarwis Desa Sempiang. Dengan dibukanya jalur ini nantinya akan ada dua jalur resmi masuk ke TWA Bukit Kaba. Jalur baru ini juga bisa tembus ke puncak Bukit Kaba dengan namun melalui Bukit Hitam," terang dia.

 

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2021