Temanggung (ANTARA Bengkulu) - Sebanyak 300 ekor ayam diikutkan dalam kontes ayam ketawa tingkat nasional di Alun-alun Temanggung, Jawa Tengah, Minggu.

Kontes yang diselenggarakan Komunitas Pecinta Ayam Ketawa (Kompak) itu, diikuti peserta dari berbagai daerah, antara lain Solo, Semarang, Yogyakarta, Banjarnegara, Jakarta, Bogor, dan Magelang.

Ketua Panitia Kontes Ayam Ketawa Nasional Choerul Umam menyebutkan ada beberapa kelas yang dilombakan, yakni kerajinan, slow, dangdut, unik, dan VIP atau "grand champion".

"Kelas dalam kontes ini berdasarkan suara dan irama ketawa setiap ayam," katanya.

Menurut dia, untuk kelas kerajinan peserta dipungut biaya Rp50 ribu per ekor, sedangkan kelas slow, dangdut, dan unik peserta dikenakan biaya Rp100 ribu per ekor. Kelas VIP/"grand champion" dipungut biaya Rp150 ribu per ekor.

Ia mengatakan kontes ini bertujuan memperkenalkan ayam ketawa yang merupakan ayam khas Indonesia kepada masyarakat.

"Ayam ketawa merupakan warisan nenek moyang dari daerah Bugis. Ini mesti dilestarikan agar tidak sampai diserobot negara lain," katanya.

Seorang peserta dari Bekasi, Eko mangatakan membawa beberapa ayamnya untuk diikutkan dalam kontes tersebut. "Ayam saya ikut semua kelas yang dilombakan," katanya.
(U.H018/M008)

Pewarta:

Editor : AWI-SEO&Digital Ads


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2012