PT Pertamina (Persero) telah menyalurkan 12 ton beras untuk masyarakat yang tertimpa bencana gempa bumi yang sebagian dimanfaatkan untuk dapur umum di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Pejabat Sementara Direktur Komunikasi Korporat Pertamina Heppy Wulansari mengatakan pihaknya sudah menyalurkan sebanyak 12 ton beras, 500 liter minyak goreng, 250 kilogram telur, 318 dus air mineral, 260 dus mie instan dan 357 dus biskuit.

"Bantuan itu diserahkan untuk keperluan dapur umum yang dibangun Kopassus di lokasi terdampak gempa," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Heppy berharap bantuan yang diberikan itu bisa bermanfaat untuk para korban dan kami harap para warga yang terdampak gempa bisa tetap sehat dan kuat dalam menghadapi cobaan bencana alam.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kadis jadi "bapak asuh" korban gempa Cianjur

Baca juga: Polri kerahkan 16 anjing K-9 cari korban gempa Cianjur

Pertamina juga memberikan bantuan berupa 300 paket perlengkapan mandi, 240 paket terpal (masing-masing berukuran 6x9 meter), 130 kasur lantai, 155 selimut, 130 dua popok bayi, 80 lembar kain bayi, dan 80 pak pembalut wanita.

"Semua bantuan itu telah diserahkan untuk masyarakat yang terdampak gempa lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur dan Posko Satgas Bencana BUMN di lokasi bencana mulai Selasa (22/11)," kata Heppy.

"Kami akan terus bertambah hingga dirasa cukup nantinya. Ini bantuan tahap awal sebagai aksi cepat tanggap yang kami lakukan untuk masyarakat Cianjur yang terdampak gempa," imbuhnya.

Selain batuan pangan dan sandang, perseroan juga mengerahkan beberapa unit ambulans dan tim medis untuk di lokasi terdampak bencana. Tim Pertamina Peduli juga membangun tenda untuk para pengungsi.

"Kita juga siagakan beberapa dokter untuk penanggulangan korban terdampak gempa ini," pungkas Heppy.


 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina salurkan 12 ton beras untuk dapur umum korban gempa Cianjur

Pewarta: Sugiharto Purnama

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2022