Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu memberikan pelatihan khusus analis petugas laboratorium lingkungan hidup dalam upaya meningkatkan kemampuan mengambil dan memeriksa sampel limbah pabrik kelapa sawit di daerah ini.
 
"Kita akan datangkan tenaga ahli ke Mukomuko untuk melatih analis petugas laboratorium lingkungan hidup di daerah ini," kata Pelaksana Tugas Kepala DLH Kabupaten Mukomuko Budi Yanto di Mukomuko, Kamis.
 
Ia menyebutkan enam aparatur sipil negara (ASN) di dinas ini dilatih sebagai petugas laboratorium lingkungan hidup.

Baca juga: BPBD Mukomuko latih kesiapsiagaan bencana kepada aparatur desa
 
Instansi tersebut menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan tahun ini untuk membiayai kegiatan pelatihan bagi enam petugas laboratorium lingkungan hidup di daerah ini.
 
Pihaknya selain memberikan pelatihan kepada petugas laboratorium lingkungan hidup juga menyiapkan regulasi pembentukan UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko.
 
"Tahun ini kita siapkan tenaga yang memahami cara pengambilan dan pemeriksaan sampel limbah pabrik kelapa sawit, setelah itu kita mengoperasikan Laboratorium Lingkungan Hidup," ujarnya.
 
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko sampai sekarang belum memiliki petugas pengambilan contoh uji air yang bersertifikat dan memiliki lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca juga: Semua desa di Mukomuko telah cairkan Dana Desa
 
Selama ini, petugas instansi tersebut hanya melakukan pengawasan aktivitas pabrik kelapa sawit untuk mencegah mereka membuang limbah yang tidak memenuhi standar baku mutu ke sungai di daerah ini.
 
"Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kalau ada laporan dari masyarakat terkait pabrik yang diduga mencemari sungai, kami laporkan ke kejadian itu kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, selanjutnya petugas dari provinsi yang turun ke daerah ini untuk mengambil dan memeriksa sampel limbah," ujarnya.
 
Kendati demikian, ia mengatakan, petugas rutin melakukan pengecekan limbah pabrik kelapa sawit untuk mencegah perusahaan membuang limbah ke sungai di daerah ini.


Update Berita Antara Bengkulu Lainnya di Google News

Pewarta: Ferri Aryanto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023