Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Pemerintah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu pada tahun anggaran 2012 akan mencetak sawah baru seluas 400 hektare, sedangkan sawah yang ada mencapai 154.000 hektare.

Bupati Lebong Rosjonsyah, Senin mengatakan, lahan seluas itu terdapat di beberapa kecamatan antara lain di Kecamatan Atas Tebing termasuk dalam wilayah aliran Sungai Air Santan.

Ia mengatakan, percetakansawh baru itu betul-betul tepat sasaran karena lahan di wilayah itu sudah sangat terbatas, sedangkan areal sawah yang ada akan ditingkatkan produksinya.

Kendala peningkatan produksi beras di wilayah itu selama ini sebagian besar gangguan hama tikus, disamping jalur pemasarannya terhambat akibat tidak lancarnya transportasi ke daerah itu.

Sekarang tanaman padi sawah di Lebong masih sebagian kecil digarap dua kali setahun karena masih banyaknya jaringan irigasi yang harus diperbaiki dan ditingkatkan.

Bila dari sektor sumber mata air cukup banyak karena air langsung dari pegunungan, namun selama terbatasnya saluran irigasi teknis, meskipun ada masih buatan zaman kolonial Balanda.

Ia menambahkan, transportasi menuju Lebong hanya ada dua jalur yakni dari Bengkulu Utara-Lebong dan dari Curup, Rejang Lebong, kedua jalur tersebut hingga saat ini kondisinya cukup memprihatinkan.

Selama ini tanggung jawab untuk peningkatan dan pemeliharaan dua poros jalan menuju Kabupaten Lebong itu adalah PU Provinsi Bengkulu, namun setiap tahun pemeliharaannya kurang lancar, sedangkan kondisinya sangat sempit.

Kepala Dinas PU Lebong Syafarudin mengatakan, dua poros jalan menuju Lebong itu sebaiknya dijadikan jalan nasional, sehingga bisa ditingkatkan dan dilebarkan sesuai standar nasional.

Bila poros jalan ke Kabupaten pemekaran Rejang Lebong itu sudah lancar, otomatis daerah itu tidak akan terisolir, terutama angkutan sem,bilan bahan pokok dan lainnya, ujarnya.(Z005)

Pewarta:

Editor : Triono Subagyo


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2012