Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta 122 desa di wilayah itu untuk mengoptimalkan penggunaan dana desa (DD) tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Rejang Lebong Budi Setiawan di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan 122 desa di Rejang Lebong pada tahun ini menerima kucuran dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp36 miliar lebih, anggaran ini mengalami penurunan dari tahun 2025 mencapai Rp101 miliar.
"Kami mengimbau 122 desa di Rejang Lebong agar memanfaatkan dana desa tahun 2026 ini secara optimal, penggunaannya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pagu anggaran DD yang diterima masing-masing desa 2026 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya," kata dia.
Dia menjelaskan, penggunaan dana desa tahun 2026 hanya diperuntukkan kegiatan prioritas dan menyangkut kepentingan orang banyak. Untuk biaya perjalanan dinas, kemudian kegiatan bimtek tidak diperbolehkan lagi.
Pagu dana desa yang diterima oleh 122 desa di Kabupaten Rejang Lebong, kata dia, sebesar Rp36 miliar lebih atau tinggal 1/3 dari jumlah yang diterima tahun anggaran 2025 lalu yang mencapai Rp101 miliar.
Menurut dia, selain dana desa yang mengalami penurunan yang diterima daerah itu, juga terjadi pada alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD Rejang Lebong sebesar Rp53 miliar, jumlah ini mengalami pengurangan dari sebelumnya sebesar Rp61 miliar.
"Untuk DD ini mayoritas kegunaannya Kalau untuk DD ada 8 prioritas di antaranya pembagian BLT, ketahanan iklim dan tangguh bencana, layanan kesehatan desa, ketahanan pangan dan lainnya. Untuk fisik tetap ada namun jumlahnya kecil dibandingkan dengan tahun lalu," terangnya.
Sedangkan untuk penggunaan ADD yang bersumber dari APBD Kabupaten Rejang Lebong, tambah dia, mayoritas untuk pembayaran penghasilan tetap atau Siltap kepala desa, perangkat dan BPD.
Sementara itu, dari 122 desa yang menerima pagu dana desa (DD) tahun anggaran 2026 diketahui terendah diterima oleh Desa Kayu Manis, Kecamatan Selupu yakni sebesar Rp236.156.000.
Kemudian untuk desa yang menerima pagu DD tertinggi dengan besaran mencapai Rp373.456.000, di antaranya ialah Desa Batu Panco, Kecamatan Curup Utara, Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan dan Desa Sumber Bening, Kecamatan Selupu Rejang.
