Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kota Bengkulu melakukan penanaman sebanyak 6.895 bibit pohon secara serentak yang bertujuan untuk penghijauan dan reboisasi usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dari penggunaan kertas suara berbahan baku kayu.

"Ada kegiatan penanaman pohon secara swadaya yang dilakukan oleh anggota KPPS yang baru dilantik yaitu sebanyak 6.895 bibit pohon," kata Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Bengkulu Anggi Stephensent di Bengkulu, Kamis.
 
Ia menyebutkan, penanaman bibit pohon secara serentak tersebut dilakukan sesuai dengan arahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
 
Sebab, pada proses Pemilu 2024 menggunakan ratusan ribu kertas surat suara yang terdiri dari calon presiden dan wakil presiden RI, calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh wilayah di Indonesia.
 
Oleh karena itu, terang Anggi, dengan dilakukannya penanaman bibit pohon tersebut dapat menumbuhkan kembali pohon yang sebelumnya digunakan menjadi bahan baku pembuatan kertas.
 
"Kegiatan ini juga untuk menekan jumlah bahan baku kertas yang digunakan pada Pemilu 2024 dan diharapkan beberapa tahun ke depan kita sudah memikirkan bahwa kertas tidak kehabisan," ujar dia.
 
Ia berharap agar pohon yang ditanam tersebut juga dilakukan untuk penghijauan dan reboisasi serta menekan pemakaian bahan baku kertas di Indonesia.

Sebelumnya, KPU Kota Bengkulu melantik 6.895 anggota KPPS untuk Pemilu pada 2024 di wilayah tersebut.
 
Dari sebanyak 6.895 anggota KPPS akan bertugas di 985 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di 67 kelurahan Kota Bengkulu dan di setiap TPS ditugaskan tujuh orang KPPS.
 
Setelah pelantikan, pihaknya juga akan melakukan bimbingan teknis (Bimtek) terhadap 6.896 anggota KPPS agar dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan dan rambu-rambu dari KPU, agar pelaksana pemilu berjalan sukses.

Pewarta: Anggi Mayasari

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2024