Mukomuko (Antara) - Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Letjen TNI Waris memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, yang membuat pupuk organik sebagai bahan penyubur tanaman padi.

"Saya apresiasi kalau di Mukomuko buat pupuk organik. Karena di beberapa tempat sebesar 40 persen bahkan 60 persen menggunakan pupuk subsidi dari kebutuhan," kata Waris di Mukomuko, Selasa malam.

Waris berkunjung ke Kabupaten Mukomuko bersama enam orang jajarannya yang dijamu oleh Pelaksana Harian Bupati Mukomuko Syafkani beserta jajarannya di rumah dinas bupati.

"Tanah kita mengalami `lenpentik` atau tanah lemah jenuh. Karena digunakan mulai sejak dulu pada zaman Orde Baru Pak Soeharto punya program swasembada pangan," ujarnya.

Dengan kondisi tanah yang sering digunakan, katanya, di beberapa tempat hasil panen padi menjadi kering.

Lebih bagus lagi, menurutnya, kalau ada program tanaman sawit bergeser jadi padi.

"Artinya, tanah belum lelah dan Insya Allah tanah subur karena diberikan istirahat," kata dia.

Pelaksana Harian Bupati Mukomuko Syafkani mengatakan beberapa kelompok tani membuat pupuk organik dengan bahan baku yang banyak tersedia di daerah itu, seperti daun-daun dan sisa jerami panen padi.

"Pupuk organik itu sangat membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik," kata dia. ***3***

Pewarta: Ferri Arianto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2015