Jakarta (Antara) - PT Pertamina sedang mengembangkan bahan bakar Pertamax Turbo dengan komposisi oktan Ron 98 di Negeri Pizza, Itali.

"Saat ini pengembangan Pertamax Turbo di Itali, kami bekerjasama dengan menjadi pendukung teknis Tim Pabrikan Lamborghini,"  kata Vice President Fuel Retail Marketing Pertamina Afandi dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan pemilihan pengembangan Pertamax Turbo dikarenakan banyaknya permintaan pasar yang menginginkan bahan bakar beroktan 98 untuk memaksimalkan mesin-mesin baru pada kendaraan konsumen.

Sedangkan pada produk Pertamax Racing masih dinilai harga terlalu tinggi bagi konsumen jika dilempar ke pasaran.

"Kadar oktan (Research Octane Number/RON) Pertamax Racing adalah 100, dan itu tentunya harganya tinggi sehingga masih belum terlalu dibutuhkan banyak masyarakat," katanya.

Lahirnya produk baru (Pertamax Turbo) ini merupakan salah satu upaya Pertamina untuk tetap bertahan ditengah ambruknya harga minyak dunia yakni hanya sekitar 35 dolar/barrel.

Saat ini Pertamina sangat bertumpu pada sektor pemasaran setelah sisi hulu yang menopang bisnis sebanyak 70 persen mengalami defisit hebat akibat anjloknya harga minyak mentah.

Namun, di sisi lain, kondisi ini justru berefek positif karena memaksa Pertamina untuk berinovasi dalam melahirkan produk yang mampu terserap pasar dalam negeri dan luar negeri.

Jika sebelumnya Pertamina hanya memiliki produk Premium dengan RON 88, Pertamax RON 92, Pertamax Plus 95, dan Pertamax Racing RON 100, kini sudah menambah varian dengan Pertalite RON 90 dan tak berapa lama lagi Pertamax Turbo.

Jika berhasil memenangkan tender tersebut, maka Pertamina akan membangun sebanyak 1.360 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bekerja sama dengan BUMN Myanmar, Myanmar Petroleum Products Enterprise dengan kepemilikan saham sebesar 49 persen. ***3***

Pewarta:

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2016