Mukomuko (Antara) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat membuat program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di kampung nelayan di Desa Pasar Bantal di daerah itu.

"Desa Pasar Bantal ditetapkan sebangai kampung nelayan, selanjutnya tugas pemerintah setempat melalui SKPD membuat program untuk meningkatkan ekonomi nelayan di kampung tersebut," kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mukomuko, Saudagar Chaniago, di Mukomuko, Rabu.

Tim kajian Pemerintah Provinsi Bengkulu sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi penetapan lokasi pengembangan kawasan kampung nelayan sejahtera di Desa Pasar Bantal, Kecamatan Teramang Jaya.

Tim kajian ini menetapkan desa itu sebagai Kampung Nelayan setelah melakukan penilaian dan survei ke desa lain, yakni Desa Air Rami. Namun hasil kajian tim memberikan skor tertinggi kepada Desa Pasar Bantal sebagai Kampung Nelayan.

Ia mengatakan, pembentukan Kampung Nelayan Sejahtera ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Selanjutnya, katanya, program pemerintah pusat untuk pengembangan wilayah maritim ini diteruskan oleh pemerintah provinsi setempat. Dan program pengembangan wilayah ini mulai tahun 2017 hingga 2021.

Untuk itu, katanya, seluruh SKPD harus membuat program yang bertujuan untuk meningkat ekonomi nelayan di Kampung Nelayan Sejahtera di daerah itu.

Ia menjelaskan, program tersebut bisa berupa budi daya ikan darat dari Dinas Kelautan dan Perikanan setempat dan peternakan unggas dari dinas pertanian.

Ia menyatakan, program yang diluncurkan di Kampung Nelayan dari seluruh SKPD ini berupa pemberian pekerjaan alternatif bagi nelayan setempat selain melaut.

"Tahun ini program kerja untuk meningkat ekonomi nelayan di Kampung Nelayan mulai disusun," ujarnya.***1***

Pewarta: Ferri Arianto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2017