Bengkulu,  (ANTARA Bengkulu) - Objek wisata Benteng Marlborough di Kota Bengkulu merupakan salah satu lokasi wisata favorit dan ramai dikunjungi selama musim liburan.

"Selain kawasan wisata alam yakni pantai, Benteng Marlborough menjadi salah satu objek yang paling ramai dikunjungi selama musim liburan," kata Kepala Bidang Pengembangan Produk dan Pelayanan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Suparhim di Bengkulu.

Jumlah pengunjung selama liburan sekolah meningkat hingga 100 persen dari jumlah pengunjung biasa yang mencapai rata-rata 300 orang per hari.

Ia mengatakan selain potensi wisata alam, Bengkulu juga kaya wisata sejarah, salah satunya benteng peninggalan Inggris yang dibangun abad ke-18 itu.

Benteng Marlborough di Kelurahan Pasar Malabero masih berdiri kokoh meski Bengkulu pernah dilanda gempa berkekuatan besar yakni 7,3 SR pada 2000 dan gempa 7,9 SR pada 2007.

"Benteng masih kokoh karena ketebalan dindingnya mencapai 3 meter dan masih utuh meski Bengkulu sering dilanda gempa," katanya.

Kepala Seksi Pemasaran UPT Pemanfaatan Objek Wisata dan Aset Daerah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Almidianto mengatakan Benteng Marlborough memang menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan.

"Benteng Marlborough memiliki sejarah yang kuat tentang pendudukan Inggris di Bengkulu dan perjuangan masyarakat Bengkulu melawan penjajah," katanya.

Ia mengatakan, selain Benteng Marlborough terdapat enam Benda Cagar Budaya (BCB) yang ada di Kota Bengkulu, yang jika dioptimalkan mampu mengangkat Bengkulu sebagai kota tujuan wisata budaya dan sejarah.

BCB rumah pengasingan Bung Karno di Kelurahan Anggut yang juga masih dalam kondisi baik, Masjid Jamik yang merupakan hasil karya arsitektur Bung Karno.

Masjid tersebut terdapat di jantung kota dengan arsitektur yang masih asli.

"Memang sudah pernah dilakukan rehab tapi tidak mengubah model aslinya. Masjid ini juga selalu ramai dipadati umat, apalagi seperti hari ini Jumat," katanya.

Tiga BCB lainnya yakni pemakaman warga Inggris di Kelurahan Jitra, Tugu Thomas Parr dan Tugu Hamilton yang dibangun untuk memperingati dua pejabat militer Inggris yang meninggal saat perang di Kota Bengkulu. (ant)

Pewarta:

Editor : Triono Subagyo


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2012