Rejang Lebong (Antara) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menilai kemunculan sejumlah lokasi wisata taman bunga di daerah itu berpotensi menambah pendapatan daerah.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Rejang Lebong, Surya ST, saat dihubungi Minggu, potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata ini harus dimanfaatkan oleh dinas terkait yang menanganinya baik terkait retribusi perizinan, parkir dan sebagainya.

"Saat ini di Rejang Lebong mulai bermunculan taman bunga, hal ini hendaknya menjadi perhatian Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPM DPM-PTSP Rejang Lebong. Mereka harus jemput bola, yakni memeriksa perizinan kalau tidak ada mereka harus membuatnya dan ini bisa jadi salah satu sumber PAD," katanya.

Kemunculan sejumlah objek wisata taman bunga di daerah itu kata dia, selain untuk menyukseskan program festival bunga atau garden flower yang dicanangkan Pemprov Bengkulu pada 2020 mendatang di Kabupaten Rejang Lebong, juga bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang baru.

Pendapatan ini dapat diambil dari pengurusan izin usaha mereka, tentunya dengan dipermudah. Salah satunya ialah dengan teknis jemput bola. Para pemilik usaha taman bunga ini dibantu dengan diberikan kemudahan pengurusannya.

Untuk itu dia mengimbau kalangan pemilik usaha kebun bunga yang ada di Rejang Lebong terutama di seputaran Danau Mas Harun Bestari, Kecamatan Selupu Rejang, agar memperhatikan sarana dan prasarana penunjang usaha salah satunya ialah menyiapkan lokasi parkir untuk para pengunjung.

"Jangan sampai karena ketiadaan tempat parkir, lokasi wisata tersebut justru akan menimbulkan masalah baru ditengah masyarakat seperti terjadinya kemacetan akibat adanya pengunjung yang parkir di sembarang tempat," ujarnya.

Pantauan di lapangan sepanjang Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel, di wilayah Kecamatan Selupu Rejang, saat ini bermunculan objek wisata baru berupa taman bunga yang setiap hari libur selalu ramai didatangi pengunjung. Ramainya pengunjung taman bunga ini membuat kondisi jalan lintas kerap macet akibat banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan. ***1***

Pewarta: Nur Muhammad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2017