Bengkulu (Antara) - Sebanyak dua bunga Rafflesia bengkuluensis mekar di kawasan hutan sekitar Sungai Penangkulan, Desa Manau IX, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

"Ada dua bunga yang kami temukan di habitatnya dan diperkirakan mekar sempurna satu hari ke depan," kata Koordinator Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka, Noprianto, saat dihubungi dari Bengkulu, Kamis.

Ia mengatakan lokasi bunga dapat dijangkau dengan berkendara roda dua selama satu jam dari Desa Manau IX.

Selanjutnya pengunjung harus berjalan kaki selama 15 menit untuk menyaksikan keunikan bunga langka endemik Bengkulu itu.

"Kami sudah buat jalur jalan setapak dan menyiapkan pemandu untuk mendampingi pengunjung," kata dia.

Noprianto mengatakan saat menuju lokasi, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam dan persawahan petani lokal.

Bagi penggemar wisata khusus alam bebas, lokasi bunga mekar itu tepat untuk didatangi. Selain menyaksikan bunga langka yang menjadi ikon Bengkulu, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam.

Hutan tropis di wilayah Kecamatan Padang Guci, Kaur, berjarak 200 kilometer dari Kota Bengkulu. Di kawasan itu komunitas menemukan habitat dua jenis rafflesia.

Selain Rafflesia bengkuluensis, di kawasan hutan sekitar Sungai Penangkulan itu, juga ditemukan jenis Rafflesia arnoldii. ***3***

Pewarta:

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2017