Wakil Gubernur Bengkulu Mian memastikan RSUD M. Yunus tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode libur lebaran Idul Fitri
"Jangan sampai pelayanan di RSUD M. Yunus ini tidak maksimal selama Idul Fitri,” kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian di Bengkulu, Kamis.
Dia menegaskan pengaturan jadwal piket menjadi hal penting agar pelayanan tetap optimal tanpa mengganggu ritme kerja tenaga kesehatan.
Para tenaga kesehatan juga pentingnya memastikan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan setiap waktu, termasuk pada momen hari besar keagamaan.
Mian menyebut Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD M. Yunus.
"Terobosan pak gubernur, kita akan revitalisasi kembali ruang-ruang pelayanan, seperti bangsal, hingga tuntas ke depan, agar performa RSUD M. Yunus sesuai dengan yang diharapkan oleh Pak Menteri Kesehatan RI saat sidak beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD M. Yunus Hery Kurniawan mengatakan pelayanan tetap berjalan maksimal selama Idul Fitri dengan sistem kerja bergilir.
“Untuk kegiatan darurat, pembagian shift tetap seperti biasa. Namun, selama Idul Fitri, pelayanan rawat jalan kita intensifkan di dekat IGD untuk pengambilan obat rutin,” kata Hery.
Pihak rumah sakit telah menyiapkan langkah antisipasi agar masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan optimal, cepat dan tepat selama libur Idul Fitri.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga meminta seluruh fasilitas kesehatan di daerah itu bersiaga untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
"Rumah sakit tentu semuanya sudah ditindaklanjuti di tingkat kabupaten dan kota agar mempersiapkan seluruh fasilitas kesehatan, terutama layanan darurat di jalur mudik," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni.
Dia menjelaskan kesiapan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan pemudik yang melintas di berbagai jalur transportasi selama periode Lebaran.
Menurut dia fasilitas kesehatan terutama di jalur mudik harus menyiapkan layanan darurat yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.
Editor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026