Polisi menemukan obat-obatan pada dasbor milik seorang sopir yang tewas dalam mobilnya di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu pagi.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian dan tim medis, sopir tersebut dinyatakan meninggal dunia di lokasi dengan kondisi kulitnya yang sudah membiru.

"Tim medis sudah menyatakan MD (meninggal dunia). Kondisinya udah biru. Tapi di dasbor mobil tuh ada obat-obatan, jadi mungkin ya bisa jadi (mengidap penyakit). Saya enggak tahu itu obatnya apa," kata Yeni saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Yeni menerangkan usai pihaknya membobol pintu mobil dengan memecahkan kaca, kepolisian dan tim medis melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, sopir dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Kendati belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, polisi menemukan obat yang tersimpan pada dasbor mobil.

Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan secara pasti kemungkinan obat tersebut berkaitan dengan penyebab kematian sang pengemudi.

Saat ini, kasus dan barang bukti telah dilimpahkan ke Unit Reskrim Polsek Cengkareng.

Sebagai informasi, seorang sopir minibus ditemukan tewas dalam mobilnya di Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu pagi.

Insiden itu pertama kali diketahui oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bernama Haris Kuswanto yang sedang melakukan pembersihan lingkungan di lokasi.

Haris mendapat laporan dari pengendara yang melintas di Jalan Outer Ring Road sekitar pukul 05.00 WIB, ketika sedang menyapu kawasan tersebut.

"Awalnya saya lagi dinas, penyapuan, tiba-tiba ada pengendara melintas, lapor ke saya itu ada mobil menepi di pinggir jalan. Sudah lapor, saya koordinasi ke Satpam agar ada tindak lanjut, lalu saya ke TKP," ungkap Haris kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Setibanya di lokasi, Haris melihat mobil dalam keadaan menyala dan mencoba mengecek kondisi pengemudi dari luar.

Ia melihat mesin kendaraan dalam posisi menyala, namun sopir nampak tidur dan tidak merespons saat pintu mobil diketok.

Haris mengaku dirinya dan warga sekitar tak mengetahui identitas maupun asal dari korban tersebut.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2026