Bogor (Antara) - Sejumlah warga Kota Bogor, Jawa Barat,  panik akibat gempa bumi cukup kuat yang terjadi Jumat malam (15/12) sekitar pukul 23.50 WIB.

Beberapa penghuni kos putri di Jl Menteng berhambur keluar dari kamar setelah merasakan gempa yang dilaporkan berpusat di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat itu.

"Ada gempa, saya kira kasur saya sudah reyot. Saya coba cek keluar kamar, tahunya beneran ada gempa," kata Mita, salah satu penghuni kos.

Cika, penghuni kosan lainnya, mengatakan guncangan dirasakannya cukup lama.

"Panik juga, saya kira ada apa kok kipas angin saya goyang-goyang," katanya.

Penghuni kos lainnya juga keluar dari kamar untuk memastikan apakah goyangan akibat gempa atau bukan.

Gempa dirasakan cukup kuat hingga menggoyangkan lampu dan kipas angin kecil.

Menurut informasi dari BMKG Stasiun Geofisika Bandung gempa berkekuatan 7,3 skala Richter (SR) terjadi pukul 23.47 WIB berlokasi di 8.03 LS dan 108.04 BT (pusat gempa bumi di laut 43 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya) dengan kedalaman 105 Km.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG Tony Agus Wijaya menyebutkan gempa dapat dirasakan di sejumlah titik seperti Bogor, Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan juga Jakarta.

"Gempa berpotensi tsunami, masyarakat disekitar pantai Selatan diminta waspada menjauh dari pantai," kata Tony. ***4***

Pewarta:

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2017