Bengkulu (Antaranews Bengkulu) - Para aktivis lingkungan Bengkulu yang bergabung dalam Koalisi Anti-Ijon Politik menilai bahwa Kota Bengkulu membutuhkan kandidat wali kota dan wakil wali kota yang pro-lingkungan untuk menuntaskan kondisi krisis lingkungan akibat industri ekstraktif, salah satunya pertambangan batu bara yang mencemari sungai hingga laut wilayah itu.

"Kami menganalisis visi dan misi keempat pasang kandidat wali kota dan wakil wali kota, belum ada yang berkomitmen terhadap perbaikan kondisi lingkungan," kata Koordinator Koalisi Anti-Ijon Politik Bengkulu, Olan Sahayu saat memberikan keterangan kepada wartawan di Bengkulu, Minggu.

Ia mengatakan krisis lingkungan di Kota Bengkulu selama bertahun-tahun terus dibiarkan tanpa penyelesaian seperti pencemaran aliran Sungai Air Bengkulu.

Salah satu penyebab krisis tersebut adalah aktivitas industri ekstraktif tambang batu bara di hulu sungai di kawasan Bukit Barisan wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Aktivitas pertambangan batu bara telah merugikan sendi-sendi kehidupan masyarakat di Kota Bengkulu," ucapnya.

Ia mencontohkan air Sungai Bengkulu yang masih dijadikan bahan baku perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Bengkulu, kondisi jalan rusak akibat angkutan batu bara, pengelolaan ?stockpile? atau area penumpukan batu bara yang diduga mencemari laut hingga pembakaran batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Teluk Sepang yang akan mencemari udara yang dihirup warga kota.

Di sisi lain, kandidat pemimpin daerah memerlukan modal besar untuk memenangkan perhelatan demokrasi, dalam kondisi inilah potensi ijon politik terjadi.

"Kami mencurigai pembiaran kerusakan yang terjadi selama ini karena memang ada konspirasi jahat antara pengusaha dan penguasa," ucapnya.

Lebih lanjut, Olan menambahkan bahwa koalisi telah bertemu dengan komisioner KPU Kota Bengkulu untuk memasukkan persoalan krisis lingkungan dalam debat kandidat wali kota dan wakil wali kota serta menantang komitmen para kandidat untuk memulihkan krisis ekologi bila terpilih memimpin kota ini.

Diketahui, pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Bengkulu diikuti empat pasangan calon yakni pasangan Patriana Sosialinda-Mirza, Erna Sari Dewi-Ahmad Zarkasi, David Suardi-Baksir, dan Helmi Hasan-Dedy Wahyudi.

Pewarta: Helti Marini S

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2018