Rejang Lebong, Bengkulu (Antaranews Bengkulu) - Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dalam waktu dekat ini akan melakukan verifikasi dan validasi jumlah penduduk miskin yang ada di daerah itu.

Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong, Zulfan Effendi usai melakukan sosialisasi verifikasi dan validasi data kemiskinan basis data terpadu (BDT) 2018, di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, Kamis, mengatakan data yang akan di verifikasi dan validasi berjumlah sebanyak 21.465 keluarga penerima manfaat KPM tersebar dalam 15 kecamatan.

"Melibatkan 15 tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) yang bertugas di setiap kecamatan, dan pekerja sosial masyarakat (PSM) yang ada di 156 desa dan kelurahan. Mereka ini sebelumnya sudah mengikuti bimtek, di mana nantinya pendataan langsung adalah PSM dengan pendampingan dari masing-masing TKSK," ujarnya.

Sejauh ini, katanya, jumlah penduduk miskin di Rejang Lebong tambah dia, berdasarkan data BPS 2016 lalu untuk tingkat provinsi masih berada di peringkat lima setelah Kabupaten Kaur, Seluma, Bengkulu Selatan dan Lebong.

Dari pengamatan mereka jumlah penduduk miskin ini sudah jauh berkurang dalam beberapa tahun belakangan.

Berdasarkan jumlah data BDT statistik pada 2015 jumlah penduduk miskin di Rejang Lebong sendiri mencapai 21.465 KPM. Kemudian jumlah ini berkurang saat pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diluncurkan pada pertengahan 2018 lalu, di mana jumlah penerimanya berkurang menjadi 17.300 KPM.

"Jumlah ini berkurang, karena sudah meninggal dunia, pindah dan ada beberapa orang yang tidak mau lagi disebut warga miskin atau berubah status dari tidak mampu menjadi mampu. Untuk memvalidkan data ini maka harus dilakukan verifikasi dan validasi," katanya.

Untuk itu dia mengharapkan nantinya proses pendataan penduduk miskin di daerah itu dilakukan petugas dengan baik sehingga bisa mendapatkan gambaran jumlah penduduk miskin di Rejang Lebong, karena datanya akan diserahkan ke bupati dan akan diteruskan ke Kementerian Sosial sehingga penerima bantuan ini adalah orang yang betul-betul miskin dan orang yang tidak berdaya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekbang Zulkarnain, saat membuka kegiatan sosialisasi BDT oleh Dinsos setempat mengharapkan agar proses verivali yang akan dilaksanakan ini bisa menghasilkan data yang akurat dan bisa memetakan jumlah sebaran penduduk miskin dalam setiap kecamatan.

Pewarta: Nur Muhamad

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2018